alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Kebakaran Hutan di Lereng Arjuno, Diduga Ulah Pemburu Liar    

PRIGEN, Radar BromoMasuk musim kemarau, kebakaran hutan terjadi di wilayah Taman Huran Raya (tahura) R Soerjo. Si jago merah mengamuk di Blok Rangsang, masuk lereng Gunung Arjuno, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Kobaran api terpantau sejak Minggu petang (18/7). “Kebakaran hutannya di wilayah kami diketahui terjadi petang hari, di Blok Rangsang, lereng Gunung Arjuno. Dan berhasil dipadamkan malam harinya di hari yang sama,” ujar kepala UPT. Tahura R. Soerjo Ahmad Wahyudi.

Api membakar vegetasi semak belukar di lokasi, berhasil dipadamkan pamhut. Dibantu warga di daerah penyangga hutan. Kebakaran hutan itu merupakan kasus pertama kali di wilayah Tahura R. Soerjo tahun ini.

“Lokasinya dapat dijangkau, berada di lereng dengan ketinggian sekitar 1.400 meter dari permukaan air laut. Sehingga dalam hitungan jam, apinya berhasil dipadamkan,” jelas Wahyudi.

Sejauh ini, pihak tahura belum bisa memastikan luasan lahan yang terbakar. “Kalau penyebabnya, dugaan kuat karena perburuan liar. Sepertinya sengaja membakar vegetasi. Sehingga terjadilah kebakaran hutan ini,” imbuh Wahyudi. (zal/mie)

PRIGEN, Radar BromoMasuk musim kemarau, kebakaran hutan terjadi di wilayah Taman Huran Raya (tahura) R Soerjo. Si jago merah mengamuk di Blok Rangsang, masuk lereng Gunung Arjuno, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Kobaran api terpantau sejak Minggu petang (18/7). “Kebakaran hutannya di wilayah kami diketahui terjadi petang hari, di Blok Rangsang, lereng Gunung Arjuno. Dan berhasil dipadamkan malam harinya di hari yang sama,” ujar kepala UPT. Tahura R. Soerjo Ahmad Wahyudi.

Api membakar vegetasi semak belukar di lokasi, berhasil dipadamkan pamhut. Dibantu warga di daerah penyangga hutan. Kebakaran hutan itu merupakan kasus pertama kali di wilayah Tahura R. Soerjo tahun ini.

“Lokasinya dapat dijangkau, berada di lereng dengan ketinggian sekitar 1.400 meter dari permukaan air laut. Sehingga dalam hitungan jam, apinya berhasil dipadamkan,” jelas Wahyudi.

Sejauh ini, pihak tahura belum bisa memastikan luasan lahan yang terbakar. “Kalau penyebabnya, dugaan kuat karena perburuan liar. Sepertinya sengaja membakar vegetasi. Sehingga terjadilah kebakaran hutan ini,” imbuh Wahyudi. (zal/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/