alexametrics
27 C
Probolinggo
Sunday, 16 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Ada Cuaca Ekstrem di Puncak, Jalur Pendakian Kembali Ditutup

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PRIGEN, Radar Bromo – Sempat dibuka kurun empat bulan terakhir, jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang kembali ditutup. Penutupan sementara, kembali dilakukan UPT Tahura R. Soerjo lantaran di puncak ada cuaca ekstrem.

UPT Tahura R. Soerjo selaku instansi yang berwenang, memilih menutup jalur pendakian sekitar sepekan terakhir. Penutupan dilakukan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

“Memang sempat dibuka, tapi kemudian kami tutup lagi untuk jalur pendakian di Arjuno dan Welirang,” kata kepala UPT. Tahura R. Soerjo Ahmad Wahyudi.

Penutupan sementara ditempuh, ia katakan, lebih karena faktor cuaca yang tidak mendukung. Di puncak kedua gunung tersebut cukup ekstrem. Yakni seringkali terjadi badai, kabut hingga hujan es katanya.

“Demi keselamatan para pendaki, karena di puncak terjadi cuaca ekstrem, kami putuskan ditutup sementara dulu. Ini demi kebaikan bersama,” ujarnya.

Disinggung kapan untuk jalur pendakian, Arjuno dan Welirang selama ini merupakan jalur favorit pendakian para pendaki selain Semeru. Ia katakan menunggu hasil evaluasi dan perkembangan lebih dulu dilapangan.

“Kalau untuk saat ini masih belum memungkinkan, prediksi kami dimungkinkan setelah lebaran. Tapi keputusannya tergantung situasi yang terkini di lapangan, mendukung ataukah tidak,” bebernya. (zal/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

PRIGEN, Radar Bromo – Sempat dibuka kurun empat bulan terakhir, jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang kembali ditutup. Penutupan sementara, kembali dilakukan UPT Tahura R. Soerjo lantaran di puncak ada cuaca ekstrem.

UPT Tahura R. Soerjo selaku instansi yang berwenang, memilih menutup jalur pendakian sekitar sepekan terakhir. Penutupan dilakukan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

“Memang sempat dibuka, tapi kemudian kami tutup lagi untuk jalur pendakian di Arjuno dan Welirang,” kata kepala UPT. Tahura R. Soerjo Ahmad Wahyudi.

Mobile_AP_Half Page

Penutupan sementara ditempuh, ia katakan, lebih karena faktor cuaca yang tidak mendukung. Di puncak kedua gunung tersebut cukup ekstrem. Yakni seringkali terjadi badai, kabut hingga hujan es katanya.

“Demi keselamatan para pendaki, karena di puncak terjadi cuaca ekstrem, kami putuskan ditutup sementara dulu. Ini demi kebaikan bersama,” ujarnya.

Disinggung kapan untuk jalur pendakian, Arjuno dan Welirang selama ini merupakan jalur favorit pendakian para pendaki selain Semeru. Ia katakan menunggu hasil evaluasi dan perkembangan lebih dulu dilapangan.

“Kalau untuk saat ini masih belum memungkinkan, prediksi kami dimungkinkan setelah lebaran. Tapi keputusannya tergantung situasi yang terkini di lapangan, mendukung ataukah tidak,” bebernya. (zal/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2