Blokade Pabrik PT SBL Dibuka, Mogok Kerja Jalan Terus

SUKOREJO, Radar Bromo – Ketegangan yang sempat terjadi sepekan terakhir mulai mereda. Para buruh yang menggelar aksi mogok kerja dengan memblokade akses ke pabrik PT Sumber Bening Lestari (SBL), mulai membuka akses untuk keluar-masuk pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) di Desa Suwayuwo, Sukorejo tersebut.

“Gerbang pabriknya kami buka lagi. Sebab, kami hormati imbauan Kapolres Pasuruan agar situasinya kembali kondusif. Itu saja,” kata Ketua F Lomenik atau SBSI Metal Pasuruan Sugeng Wahyudi.

Meski akses pabrik sudah dibuka, namun aksi mogok kerja buruh dipastikan masih akan terus berlanjut. Para buruh tetap bertahan di tenda sederhana yang berdiri di atas trotoar, tepi jalan atau sisi selatan gerbang pabrik.

“Mogok kerjannya jalan terus, sampai 23 Agustus mendatang. Ini ditempuh hingga semua tuntutan buruh dipenuhi perusahaan. Yakni, pemenuhan hak-hak normatif, juga yang di-PHK sepihak dipekerjakan kembali atau diberi pesangon sesuai ketentuan,” harap Sugeng.

Di sisi lain, kemarin aktivitas di PT Sumber Bening Lestari sudah bisa berjalan normal. “Kami tentunya lega dan senang, akhirnya gerbang dibuka lagi sehingga kendaraan barang dapat masuk maupun keluar dengan leluasa,” ujar Kuasa Hukum PT SBL Susilo.

“Untuk perselisihan ketenagakerjaan dan PHK, masih dalam proses di Disnaker baik kabupaten dan provinsi. Kami terus ikuti sesuai prosedur dan tahapan,” imbuhnya.

Diketahui, buruh yang menggelar aksi mogok kerja di depan PT SBL dengan mendirikan tenda, tertabrak mobil Innova. Sebanyak 4 buruh meregang nyawa dan 2 lainnya alami luka berat. (zal/mie)