alexametrics
29C
Probolinggo
Thursday, 22 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Tebing Tol Gempol Pandaan yang Ambrol Dibangun Bronjong

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GEMPOL, Radar Bromo – Setelah menunggu sekitar sebulan terakhir, tebing jalan tol Gempol–Pandaan (Gempan) yang retak dan ambrol di KM 50.400, akhirnya diperbaiki. Tebing yang diperbaiki itu ada di sisi timur dari arah Surabaya ke Malang di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, perbaikannya dimulai Rabu (17/2). Tampak sebuah alat berat ekskavator stand by di lokasi untuk membersihkan material sisa longsor.

“Perbaikan tebingnya dengan menggunakan bronjong. Targetnya tuntas dalam 2 sampai 4 pekan ke depan,” kata humas PT Jasamarga Pandaan Tol (JPT) Brahmo W. Sudibyo kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Pembangunan bronjong itu bakal dilakukan di titik tebing yang ambrol. Yakni, tinggi mencapai lima meter dengan panjang mencapai 35 meter.

Menurut Brahmo, keputusan memperbaiki tebing dengan bronjong itu sudah dilakukan dengan pertimbangan matang. “Untuk perbaikan tebingnya kami tempuh dan lakukan sesuai petunjuk dan saran dari konsultan. Pembiayaannya sepenuhnya dari PT JPT, selaku pengelola ruas jalan tol ini,” imbuhnya.

Selama proses perbaikan tebing berlangsung, ia tegaskan arus lalu lintas yang melintas dari arah Surabaya ke Malang atau jalur A tak sampai terganggu. Pasalnya, alat berat dan material seperti batu untuk pembangunannya berada di luar bahu jalan.

“Pengguna jalan tol yang melintas tak perlu khawatir, arus lalin tetap lancar dan tak terganggu dengan adanya perbaikan tebing,” terangnya. (zal/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

GEMPOL, Radar Bromo – Setelah menunggu sekitar sebulan terakhir, tebing jalan tol Gempol–Pandaan (Gempan) yang retak dan ambrol di KM 50.400, akhirnya diperbaiki. Tebing yang diperbaiki itu ada di sisi timur dari arah Surabaya ke Malang di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, perbaikannya dimulai Rabu (17/2). Tampak sebuah alat berat ekskavator stand by di lokasi untuk membersihkan material sisa longsor.

“Perbaikan tebingnya dengan menggunakan bronjong. Targetnya tuntas dalam 2 sampai 4 pekan ke depan,” kata humas PT Jasamarga Pandaan Tol (JPT) Brahmo W. Sudibyo kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Mobile_AP_Half Page

Pembangunan bronjong itu bakal dilakukan di titik tebing yang ambrol. Yakni, tinggi mencapai lima meter dengan panjang mencapai 35 meter.

Menurut Brahmo, keputusan memperbaiki tebing dengan bronjong itu sudah dilakukan dengan pertimbangan matang. “Untuk perbaikan tebingnya kami tempuh dan lakukan sesuai petunjuk dan saran dari konsultan. Pembiayaannya sepenuhnya dari PT JPT, selaku pengelola ruas jalan tol ini,” imbuhnya.

Selama proses perbaikan tebing berlangsung, ia tegaskan arus lalu lintas yang melintas dari arah Surabaya ke Malang atau jalur A tak sampai terganggu. Pasalnya, alat berat dan material seperti batu untuk pembangunannya berada di luar bahu jalan.

“Pengguna jalan tol yang melintas tak perlu khawatir, arus lalin tetap lancar dan tak terganggu dengan adanya perbaikan tebing,” terangnya. (zal/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2