alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Pita Kejut di Jalan Kartini Pandaan Rata, Balap Liar Marak Lagi

PANDAAN, Radar Bromo – Maraknya aksi balap liar di Jalan RA Kartini, di Dusun Kalitengah, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, menjadi perhatian serius warga. Guna meminimalisasi aksi pelanggaran hukum itu, warga berharap pita kejut di jalan ini kembali diperbaiki.

Pada 2017 lalu, Dishub Kabupaten Pasuruan membangun delapan titik pita kejut di Jalan RA Kartini, Dusun Kalitengah. Pembangunannya dilakukan untuk meminimalisasi aksi balap liar yang kerap terjadi jalan ini. Namun kini pita kejut itu sudah rata dengan aspal.

Bersamaan dengan itu, aksi balap liar kembali marak di ruas jalan tersebut. Terutama saat akhir pekan. “Di Jalan Kalitengah ini memang menjadi lokasi favorit balap liar. Seringkali patroli dan ditertibkan, tapi masih tetap saja kucing-kucingan dengan petugas. Kami berharap instansi terkait segera perbaiki pita kejut di sepanjang ruas jalan tersebut,” ujar Kapolsek Pandaan Kompol Marwan Ishery Purnomo.

Menurutnya, adanya pita kejut ini perlu diperbaiki demi meminimalisasi aksi balap liar. Sebab, sebelum pita kejutnya rata dengan aspal seperti saat ini, aksi balap liar jarang terjadi. “Mereka berpindah ke lokasi lain,” ujarnya.

Desakan diperbaikinya pita kejut itu juga disuarakan oleh Kepala Desa Karangjati Kuyatip. Menurutnya, adanya aksi balap liar sangat mengganggu kenyamanan warganya saat sedang istirahat. “Selain itu, pemilik warung yang ada di tepi jalan sering mengeluhkan barangnya hilang. Seperti kipas angin, tabung elpiji, dan lain-lain,” ujarnya.

Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Pasuruan Moh. Yasin mengaku tak bisa langsung memperbaiki pita kejut di jalan tersebut. Sebab, masih harus berkoordinasi dengan BPTD Wilayah XI Surabaya.

“Sebelum kami tindak lanjuti perbaikan pita kejutnya, kami harus berkoordinasi dulu dengan BPTD Wilayah XI Surabaya, karena lokasinya berada di ruas jalan nasional. Sekaligus harus ada surat permohonan atau pengajuan tertulis dari pemdes maupun kantor kecamatan setempat,” ujarnya. (zal/rud/fun)

PANDAAN, Radar Bromo – Maraknya aksi balap liar di Jalan RA Kartini, di Dusun Kalitengah, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, menjadi perhatian serius warga. Guna meminimalisasi aksi pelanggaran hukum itu, warga berharap pita kejut di jalan ini kembali diperbaiki.

Pada 2017 lalu, Dishub Kabupaten Pasuruan membangun delapan titik pita kejut di Jalan RA Kartini, Dusun Kalitengah. Pembangunannya dilakukan untuk meminimalisasi aksi balap liar yang kerap terjadi jalan ini. Namun kini pita kejut itu sudah rata dengan aspal.

Bersamaan dengan itu, aksi balap liar kembali marak di ruas jalan tersebut. Terutama saat akhir pekan. “Di Jalan Kalitengah ini memang menjadi lokasi favorit balap liar. Seringkali patroli dan ditertibkan, tapi masih tetap saja kucing-kucingan dengan petugas. Kami berharap instansi terkait segera perbaiki pita kejut di sepanjang ruas jalan tersebut,” ujar Kapolsek Pandaan Kompol Marwan Ishery Purnomo.

Menurutnya, adanya pita kejut ini perlu diperbaiki demi meminimalisasi aksi balap liar. Sebab, sebelum pita kejutnya rata dengan aspal seperti saat ini, aksi balap liar jarang terjadi. “Mereka berpindah ke lokasi lain,” ujarnya.

Desakan diperbaikinya pita kejut itu juga disuarakan oleh Kepala Desa Karangjati Kuyatip. Menurutnya, adanya aksi balap liar sangat mengganggu kenyamanan warganya saat sedang istirahat. “Selain itu, pemilik warung yang ada di tepi jalan sering mengeluhkan barangnya hilang. Seperti kipas angin, tabung elpiji, dan lain-lain,” ujarnya.

Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Pasuruan Moh. Yasin mengaku tak bisa langsung memperbaiki pita kejut di jalan tersebut. Sebab, masih harus berkoordinasi dengan BPTD Wilayah XI Surabaya.

“Sebelum kami tindak lanjuti perbaikan pita kejutnya, kami harus berkoordinasi dulu dengan BPTD Wilayah XI Surabaya, karena lokasinya berada di ruas jalan nasional. Sekaligus harus ada surat permohonan atau pengajuan tertulis dari pemdes maupun kantor kecamatan setempat,” ujarnya. (zal/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/