Percepat Evakuasi 2 Yoni Telebuk ke Museum Kab Pasuruan  

BAKAL DIPINDAH: Kades Lemahbang, Kapolsek dan Danramil Sukorejo saat meninjau 2 artefak Yoni di Dusun Telebuk, Desa Lemahbang, Sukorejo, beberapa waktu lalu. (Rizal Syatori/ Radar Bromo)

Related Post

SUKOREJO, Radar BromoRencana merelokasi dua benda diduga cagar budaya berupa artefak Yoni di areal sawah Dusun Telebuk, Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo, dipercepat. Bila awalnya 2 Yoni itu bakal dipindah ke museum bulan depan, yang terbaru 2 Yoni itu bakal dipindah bulan ini.

“Ke depan, dua benda cagar budaya tersebut berencana kami evakuasi. Dipindah di Museum Kabupaten Pasuruan. Rencana awalnya memang bulan depan. Tapi, kami ajukan di bulan ini,” kata Kasi Sejarah dan Purbakala Disparbud Kabupaten Pasuruan Ika Ratnawati.

Sebelumnya, awal bulan (3/7), tim arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim dan Disparbud Kabupaten Pasuruan sudah mendatangi lokasi penemuan benda diduga cagar budaya tersebut.

Dari situ diketahui ada 2 Yoni. Atau juga banyak disebut lesung batu karena menyerupai sebuah lesung. Yoni merupakan pasangan lingga yang diidentikan simbol alat kelamin wanita dan kesuburan.

Untuk proses evakuasi dua Yoni ini, Disparbud terus berkoordinasi dengan Pemdes Lemahbang dan Kasun Telebuk, sekaligus pemilik lahan.

“Masih dalam proses, diupayakan secepatnya. Nanti akan disimpan di museum, karena lebih aman dan juga terawat dengan baik. Kami menyebutnya Yoni Telebuk. Diduga peninggalan dari Kerajaan Majapahit,” ujarnya.

Untuk proses evakuasi sendiri, disebutkan bakal dilakukan dengan memanfaatkan anggaran dari APBD. Sama dengan beberapa bulan lalu saat evakuasi satu buah Yoni di Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol.

“Anggaran sudah kami ajukan ke dinas. Kini tinggal tunggu pencairannya saja, doakan saja secepatnya terealisasi,” harapnya. (zal/mie)