alexametrics
26.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Lagi, Satpol PP Tertibkan PKL Durian di Wisata Cheng Hoo

PANDAAN, Radar Bromo – Bahu jalan di depan Pasar Wisata Cheng Hoo, Pandaan, masih menjadi lokasi favorit PKL durian berjualan. Bahkan, walaupun sudah ditertibkan berkali-kali.

Selasa (16/2), mereka pun kembali ditertibkan Satpol PP Kabupaten Pasuruan. Sebanyak 12 PKL yang berjualan menggunakan pikap pun dirazia. Mereka mayoritas berasal dari Kecamatan Lumbang yang dikenal sebagai salah satu kecamatan penghasil durian di Kabupaten Pasuruan.

Kedatangan aparat penegak perda itu tidak diduga sebelumnya. Karena itu, para PKL itu tidak sempat kabur saat petugas datang.

“Bahu jalan di depan Pasar Wisata Cheng Hoo ini dilarang bagi PKL untuk berjualan. Termasuk PKL durian. Kan tanda larangannya sudah terpasang. Jadi kami menertibkannya,” ujar Kasi Trantib Kecamatan Pandaan Malik M.Z.

Total ada 12 PKL durian yang terjaring razia kemarin. Satu per satu mereka didata oleh petugas. Mereka juga diberikan peringatan lisan. Setelah itu, diminta pindah berjualan ke lokasi lain.

“Rata-rata yang terjaring razia ini orang baru. Jadi masing-masing hanya kami beri sanksi teguran. Tidak sampai penyitaan barang. Apabila di kemudian hari mereka terjaring lagi, baru akan diberi sanksi tegas,” ungkapnya. (zal/fun)

PANDAAN, Radar Bromo – Bahu jalan di depan Pasar Wisata Cheng Hoo, Pandaan, masih menjadi lokasi favorit PKL durian berjualan. Bahkan, walaupun sudah ditertibkan berkali-kali.

Selasa (16/2), mereka pun kembali ditertibkan Satpol PP Kabupaten Pasuruan. Sebanyak 12 PKL yang berjualan menggunakan pikap pun dirazia. Mereka mayoritas berasal dari Kecamatan Lumbang yang dikenal sebagai salah satu kecamatan penghasil durian di Kabupaten Pasuruan.

Kedatangan aparat penegak perda itu tidak diduga sebelumnya. Karena itu, para PKL itu tidak sempat kabur saat petugas datang.

“Bahu jalan di depan Pasar Wisata Cheng Hoo ini dilarang bagi PKL untuk berjualan. Termasuk PKL durian. Kan tanda larangannya sudah terpasang. Jadi kami menertibkannya,” ujar Kasi Trantib Kecamatan Pandaan Malik M.Z.

Total ada 12 PKL durian yang terjaring razia kemarin. Satu per satu mereka didata oleh petugas. Mereka juga diberikan peringatan lisan. Setelah itu, diminta pindah berjualan ke lokasi lain.

“Rata-rata yang terjaring razia ini orang baru. Jadi masing-masing hanya kami beri sanksi teguran. Tidak sampai penyitaan barang. Apabila di kemudian hari mereka terjaring lagi, baru akan diberi sanksi tegas,” ungkapnya. (zal/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/