alexametrics
24 C
Probolinggo
Tuesday, 16 August 2022

Perbaikan Plengsengan Tanjung Arum Tuntas, Begini Sekarang Kondisinya

SUKOREJO, Radar Bromo – Pengendara yang melintas di jalan Tanjung Arum, Sukorejo, kini sudah aman. Ini, setelah plengsengan di tepi jalan kabupaten yang mengalami longsor awal tahun lalu akibat tergerus air saat hujan lebat, sudah dibenahi.

AWAL TAHUN: Plengsengan yang longsor pada awal tahun lalu. (Foto: Rizal F. Syatori/Radar Bromo)

Pasca kejadian tersebut, pertengahan Maret mulai diperbaiki oleh Dinas Bina Marga Kabupaten Pasuruan. Saat ini di lapangan tuntas dikerjakan atau sudah rampung 100 persen. Ini, terlihat dalam pantauan Jawa Pos Radar Bromo, Rabu (15/4).

“Pembangunan fisik plengsengan longsor tepi jalan kabupaten berjalan sekitar satu bulan saja. Tiap harinya dikebut dan sekarang sudah selesai,” terang Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka.

Untuk perbaikan sekaligus pembangunan plengsengan longsor tersebut, Hanung sapaan akrabnya menuturkan, pembiayaannya dialokasikan dari APBD. Melalui pos dana tanggap darurat, mengingat kerusakan fisik di lapangan sebabkan karena faktor alam.

Perbaikannya memiliki dimensi ukuran tinggi sekitar 15 meter, lalu lebar hingga 1,5 meter. Sedangkan panjangnya hampir 25 meter.

Tak hanya dibangun dengan plengsengan baru dan permanen. Di atasnya tepat tepi jalan juga diberi pengaman pula, bukan guardrail. Melainkan pembatas dari beton dan jaraknya cukup rapat.

“Longsor terjadi karena faktor bencana. Supaya tidak meluas serta membahayakan pengguna jalan yang melintas di ruas jalan kabupaten ini, pekerjaan fisik perbaikannya harus disegerakan dan sudah selesai,” tukasnya. (zal/fun)

SUKOREJO, Radar Bromo – Pengendara yang melintas di jalan Tanjung Arum, Sukorejo, kini sudah aman. Ini, setelah plengsengan di tepi jalan kabupaten yang mengalami longsor awal tahun lalu akibat tergerus air saat hujan lebat, sudah dibenahi.

AWAL TAHUN: Plengsengan yang longsor pada awal tahun lalu. (Foto: Rizal F. Syatori/Radar Bromo)

Pasca kejadian tersebut, pertengahan Maret mulai diperbaiki oleh Dinas Bina Marga Kabupaten Pasuruan. Saat ini di lapangan tuntas dikerjakan atau sudah rampung 100 persen. Ini, terlihat dalam pantauan Jawa Pos Radar Bromo, Rabu (15/4).

“Pembangunan fisik plengsengan longsor tepi jalan kabupaten berjalan sekitar satu bulan saja. Tiap harinya dikebut dan sekarang sudah selesai,” terang Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka.

Untuk perbaikan sekaligus pembangunan plengsengan longsor tersebut, Hanung sapaan akrabnya menuturkan, pembiayaannya dialokasikan dari APBD. Melalui pos dana tanggap darurat, mengingat kerusakan fisik di lapangan sebabkan karena faktor alam.

Perbaikannya memiliki dimensi ukuran tinggi sekitar 15 meter, lalu lebar hingga 1,5 meter. Sedangkan panjangnya hampir 25 meter.

Tak hanya dibangun dengan plengsengan baru dan permanen. Di atasnya tepat tepi jalan juga diberi pengaman pula, bukan guardrail. Melainkan pembatas dari beton dan jaraknya cukup rapat.

“Longsor terjadi karena faktor bencana. Supaya tidak meluas serta membahayakan pengguna jalan yang melintas di ruas jalan kabupaten ini, pekerjaan fisik perbaikannya harus disegerakan dan sudah selesai,” tukasnya. (zal/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/