alexametrics
26.1 C
Probolinggo
Saturday, 28 May 2022

Ini yang Dilakukan Penjual Durian Pasar Cheng Hoo usai Viral Durian Kosong

PANDAAN, Radar Bromo – Gara-gara oknum penjual kurang ajar, pedagang durian di Pasar Wisata Cheng Hoo menanggung akibatnya. Pembeli sepi. Mereka yang kecewa dan dikadali pedagang tukang tipu itu menyebarluaskannya ke media sosial. Durian kosong kok diikat, terus dijual lagi.

Video tentang perbuatan curang oknum pedagang itu telah beberapa kali beredar. Ada yang mengeluh telah tertipu. Mereka sengaja mampir ke Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan setelah berwisata dari Batu atau Malang. Tujuannya, beli oleh-oleh durian untuk keluarga di rumah. Harganya bisa Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.

Sayang, ada oknum pedagang yang curang. Mereka menjual durian busuk dan mencampurnya dengan durian lain. Ada yang beli tiga buah, satu busuk. Ada pula yang beli tiga, malah dua yang busuk.

Bahkan, yang terakhir viral, seorang wisatawan mengaku membeli tiga durian. Ternyata ada satu buah yang kosong. Tidak ada isinya. Sama sekali. Oknum pedagang sengaja mengikat lagi durian yang sudah habis, lalu kembali menjualnya ke pembeli.

Pengelola Pasar Wisata Cheng Hoo Wahyu Wibowo menyatakan tidak tinggal diam menyikapi adanya pedagang yang curang seperti itu. Pegawai Disperindag Kabupaten Pasuruan tersebut akan memantau aktivitas pedagang pagi hingga malam. Selain diberi pembinaan, para pedagang diminta menjual durian dengan kualitas bagus. Baik rasa maupun harganya.

”Kami awasi intensif,” ujar Wahyu.

Dia juga mengingatkan wisatawan, terutama pembeli durian, di Pasar Wisata Cheng Hoo. Perlu benar-benar teliti saat memilih durian maupun menawar harganya. ”Mending dicek dan dibuka langsung di lokasi. Di hadapan penjualnya saja. Baru kemudian dimakan di tempat atau dibawa pulang,” tutur Wahyu.

PANDAAN, Radar Bromo – Gara-gara oknum penjual kurang ajar, pedagang durian di Pasar Wisata Cheng Hoo menanggung akibatnya. Pembeli sepi. Mereka yang kecewa dan dikadali pedagang tukang tipu itu menyebarluaskannya ke media sosial. Durian kosong kok diikat, terus dijual lagi.

Video tentang perbuatan curang oknum pedagang itu telah beberapa kali beredar. Ada yang mengeluh telah tertipu. Mereka sengaja mampir ke Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan setelah berwisata dari Batu atau Malang. Tujuannya, beli oleh-oleh durian untuk keluarga di rumah. Harganya bisa Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.

Sayang, ada oknum pedagang yang curang. Mereka menjual durian busuk dan mencampurnya dengan durian lain. Ada yang beli tiga buah, satu busuk. Ada pula yang beli tiga, malah dua yang busuk.

Bahkan, yang terakhir viral, seorang wisatawan mengaku membeli tiga durian. Ternyata ada satu buah yang kosong. Tidak ada isinya. Sama sekali. Oknum pedagang sengaja mengikat lagi durian yang sudah habis, lalu kembali menjualnya ke pembeli.

Pengelola Pasar Wisata Cheng Hoo Wahyu Wibowo menyatakan tidak tinggal diam menyikapi adanya pedagang yang curang seperti itu. Pegawai Disperindag Kabupaten Pasuruan tersebut akan memantau aktivitas pedagang pagi hingga malam. Selain diberi pembinaan, para pedagang diminta menjual durian dengan kualitas bagus. Baik rasa maupun harganya.

”Kami awasi intensif,” ujar Wahyu.

Dia juga mengingatkan wisatawan, terutama pembeli durian, di Pasar Wisata Cheng Hoo. Perlu benar-benar teliti saat memilih durian maupun menawar harganya. ”Mending dicek dan dibuka langsung di lokasi. Di hadapan penjualnya saja. Baru kemudian dimakan di tempat atau dibawa pulang,” tutur Wahyu.

MOST READ

BERITA TERBARU

/