alexametrics
29.8 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Lubang di Bypass Gempol Dicat agar Segera Diperbaiki  

GEMPOL, Radar BromoPuluhan lubang bertebaran di ruas Jalan Bypass Gempol. Dari bundaran Nusa Dua hingga Apollo. Lubang-lubang itu membahayakan pengguna jalan. Pengendara motor sering menjadi korban.

Kemarin pagi (14/4), petugas Unit Lantas Polsek Gempol bersama banpol menyemprot jalan berlubang di sepanjang bypass Gempol itu dengan cat kaleng. Baik dari arah Apollo, Desa Karangrejo ke Nusa Dua, Desa Legok, dan sebaliknya.

”Sekitar 50 titik lubang di bypass ini kami tandai. Biar pengguna jalan tahu di depannya ada ubang. Utamanya malam hari,” ungkap Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu Johanes.

Dia juga berharap aksi ini segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait. Mereka perlu segera turun tangan. Memperbaiki titik-titik jalan yang berlubang. ”Minimal harus ditambal. Kalau dibiarkan seperti ini, tambah banyak dan rawan laka lantas,” cetusnya.

Kaur Tata Usaha Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim–Bali Daniel Richard menyatakan, akan melakukan tindak lanjut di lapangan. ”Sebelum diperbaiki, minimal ditambal.  Kami upayakan ada serta secepatnya,” ujarnya. (zal/far)

 

GEMPOL, Radar BromoPuluhan lubang bertebaran di ruas Jalan Bypass Gempol. Dari bundaran Nusa Dua hingga Apollo. Lubang-lubang itu membahayakan pengguna jalan. Pengendara motor sering menjadi korban.

Kemarin pagi (14/4), petugas Unit Lantas Polsek Gempol bersama banpol menyemprot jalan berlubang di sepanjang bypass Gempol itu dengan cat kaleng. Baik dari arah Apollo, Desa Karangrejo ke Nusa Dua, Desa Legok, dan sebaliknya.

”Sekitar 50 titik lubang di bypass ini kami tandai. Biar pengguna jalan tahu di depannya ada ubang. Utamanya malam hari,” ungkap Kanit Lantas Polsek Gempol Iptu Johanes.

Dia juga berharap aksi ini segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait. Mereka perlu segera turun tangan. Memperbaiki titik-titik jalan yang berlubang. ”Minimal harus ditambal. Kalau dibiarkan seperti ini, tambah banyak dan rawan laka lantas,” cetusnya.

Kaur Tata Usaha Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim–Bali Daniel Richard menyatakan, akan melakukan tindak lanjut di lapangan. ”Sebelum diperbaiki, minimal ditambal.  Kami upayakan ada serta secepatnya,” ujarnya. (zal/far)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/