alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Terus Tata Wisata Cheng Hoo, Bakal Dibuat Satu Pintu

PANDAAN, Radar Bromo – Kawasan wisata Cheng Hoo membutuhkan penataan sekaligus penambahan sarana dan prasarana (sarpras). Lahan parkir, misalnya. Lokasi ini masih minim rambu-rambu kendaraan. Kendaraan pun parkir seenaknya.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf juga menyoroti penataan area parkir kendaraan ini. Rambu-rambu juga perlu ditambah. Bahkan, arus masuk dan keluar kendaraan diatur ulang.

”Ke depan pakai sistem satu pintu. Lebih tertib untuk kendaraan masuk dan keluar. Jadi, tidak semrawut seperti sekarang,” jelas Gus Irsyad, sapaan akrabnya.

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan Ahmad Khoirun mengatakan, kebutuhan sarpras rambu-rambu akan dipenuhi tahun ini juga. Kemudian untuk penerapan satu pintu, masuk dan keluar kendaraan, Dishub masih menunggu rencana.

Menurut Khoirun, selain sarana dan prasarana, yang disiapkan adalah juru parkir (jukir). Setiap hari ada sembilan jukir yang bertugas di lokasi. Lokasi parkir wisata Cheng Hoo masuk dalam parkir khusus tempat wisata yang dikelola Dishub Kabupaten Pasuruan.

”Retribusi parkirnya disetorkan ke kas daerah,” ungkapnya. (zal/far)

PANDAAN, Radar Bromo – Kawasan wisata Cheng Hoo membutuhkan penataan sekaligus penambahan sarana dan prasarana (sarpras). Lahan parkir, misalnya. Lokasi ini masih minim rambu-rambu kendaraan. Kendaraan pun parkir seenaknya.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf juga menyoroti penataan area parkir kendaraan ini. Rambu-rambu juga perlu ditambah. Bahkan, arus masuk dan keluar kendaraan diatur ulang.

”Ke depan pakai sistem satu pintu. Lebih tertib untuk kendaraan masuk dan keluar. Jadi, tidak semrawut seperti sekarang,” jelas Gus Irsyad, sapaan akrabnya.

Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan Ahmad Khoirun mengatakan, kebutuhan sarpras rambu-rambu akan dipenuhi tahun ini juga. Kemudian untuk penerapan satu pintu, masuk dan keluar kendaraan, Dishub masih menunggu rencana.

Menurut Khoirun, selain sarana dan prasarana, yang disiapkan adalah juru parkir (jukir). Setiap hari ada sembilan jukir yang bertugas di lokasi. Lokasi parkir wisata Cheng Hoo masuk dalam parkir khusus tempat wisata yang dikelola Dishub Kabupaten Pasuruan.

”Retribusi parkirnya disetorkan ke kas daerah,” ungkapnya. (zal/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/