alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Saturday, 25 September 2021

Berhenti di Jalan Menurun Nogosari, Truk Jalan Sendiri lalu Terguling

PANDAAN, Radar BromoJalur indsutri Pandaan-Beji di Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan mulai Senin malam hingga Selasa (14/9) terganggu. Itu lantaran ada sebuah truk muat batu bata yang terguling.

Dump truck yang terguling itu bernopol L 9228 UL dengan muatan batu bara dari Surabaya. Malam itu, dump truck itu hendak kirim ke pabrik di Pandaan. Truk dikemudikan Hendris Wanto, 42, asal Desa/ Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban.

Truk hilang kendali saat berada di jalan dengan kontur menurun. “Posisi jalan agak turunan saya berhenti menepikan dump truk. Saya, matikan mesin dan handrem. Perseneling juga dalam posisi masuk gigi satu. Saya turun dan tanya ke satpam pabrik di tepi jalan saat itu. Ternyata, kendaraannya jalan sendiri,” ujar Hendris sang sopir truk.

Mengetahui dump truk-nya jalan sendiri, sang sopir pun berusaha mengejar truk. Menuju ruang kemudi dan menghentikan laju kendaraannya.

Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil. Berjarak sekitar 50 meter dari lokasi truk berhenti, dump truk itu terguling. Truk itu juga menabrak satu rombong batagor di tepi jalan. Saat itu rombong itu dalam kondisi tutup.

“Saya berusaha mengejar untuk menghentikan laju kendaraannya. Ternyata, gagal malah truk terguling. Alhamdulillah masih selamat, hanya luka lecet saja di tangan,” tuturnya.

Petugas dari Unit Lantas Polsek Pandaan sesaat setelah kejadian, langsung meluncur ke TKP. Petugas mengatur arus lalu lintas. Sebab, kecelakaan tunggal itu membuat arus lalu lintas setempat macet panjang.

Muatan batu bara yang memenuhi badan jalan, ditepikan dengan alat berat. Proses evakuasi batu baranya dilakan dengan cara manual. Yakni dengan ditempatkan ke truk lain yang didatangkan dari Surabaya.

Proses evakuasi truk terguling dengan truk derek sendiri, baru tuntas, Selasa sore (14/9). Itu setelah semua muatan truk berhasil dipindah. “Kecelakaan ini akibat kelalaian sopir dump truck. Saat lewat jalan turunan, ia berani menghentikan kendaraan tanpa memperhitungkan pengamanan,” tegas Kanit Lantas Polsek Pandaan Iptu Gatot Subroto. (zal/mie)

 

PANDAAN, Radar BromoJalur indsutri Pandaan-Beji di Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan mulai Senin malam hingga Selasa (14/9) terganggu. Itu lantaran ada sebuah truk muat batu bata yang terguling.

Dump truck yang terguling itu bernopol L 9228 UL dengan muatan batu bara dari Surabaya. Malam itu, dump truck itu hendak kirim ke pabrik di Pandaan. Truk dikemudikan Hendris Wanto, 42, asal Desa/ Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban.

Truk hilang kendali saat berada di jalan dengan kontur menurun. “Posisi jalan agak turunan saya berhenti menepikan dump truk. Saya, matikan mesin dan handrem. Perseneling juga dalam posisi masuk gigi satu. Saya turun dan tanya ke satpam pabrik di tepi jalan saat itu. Ternyata, kendaraannya jalan sendiri,” ujar Hendris sang sopir truk.

Mengetahui dump truk-nya jalan sendiri, sang sopir pun berusaha mengejar truk. Menuju ruang kemudi dan menghentikan laju kendaraannya.

Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil. Berjarak sekitar 50 meter dari lokasi truk berhenti, dump truk itu terguling. Truk itu juga menabrak satu rombong batagor di tepi jalan. Saat itu rombong itu dalam kondisi tutup.

“Saya berusaha mengejar untuk menghentikan laju kendaraannya. Ternyata, gagal malah truk terguling. Alhamdulillah masih selamat, hanya luka lecet saja di tangan,” tuturnya.

Petugas dari Unit Lantas Polsek Pandaan sesaat setelah kejadian, langsung meluncur ke TKP. Petugas mengatur arus lalu lintas. Sebab, kecelakaan tunggal itu membuat arus lalu lintas setempat macet panjang.

Muatan batu bara yang memenuhi badan jalan, ditepikan dengan alat berat. Proses evakuasi batu baranya dilakan dengan cara manual. Yakni dengan ditempatkan ke truk lain yang didatangkan dari Surabaya.

Proses evakuasi truk terguling dengan truk derek sendiri, baru tuntas, Selasa sore (14/9). Itu setelah semua muatan truk berhasil dipindah. “Kecelakaan ini akibat kelalaian sopir dump truck. Saat lewat jalan turunan, ia berani menghentikan kendaraan tanpa memperhitungkan pengamanan,” tegas Kanit Lantas Polsek Pandaan Iptu Gatot Subroto. (zal/mie)

 

MOST READ

BERITA TERBARU