alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Gempol Plaza Tunggu Rehab, Beroperasi Tahun Ini

GEMPOL, Radar BromoGedung megah itu masih gagah berdiri. Namun, tak seperti lazimnya sebuah pusat perbelanjaan, Gempol Plaza terlihat sepi. Belum banyak stan yang terisi. Kalah ramai dengan waktu ditempati Pasar Gempol dulu. Pemkab Pasuruan mengerjasamakan pengelolaan Gempol Plaza itu ke pihak ketiga.

Mulai 2022 ini hingga 10 tahun ke depan, bangunan dua lantai yang berada di Desa Gempol tersebut dikelola oleh PT Odesa dari Sidoarjo. Sebab, sejak beroperasi pada 2018 hingga sekarang, Gempol Plaza seakan mati suri. Di antara 179 tempat jualan, hanya buka sekitar 20 kios. Sisanya tutup.

”Agar lebih ramai, dikelola pihak ketiga. Ke depannya dikembangkan menjadi mal,” jelas Plt Kepala UPT Pengelola Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan Bakti Utomo.

Investor baru ini akan mulai mengelola Gempol Plaza tahun ini juga. Jika molor, paling lambat tahun depan akan beroperasi. Pihak ketiga itu menunggu rehab dan penambahan sarana-prasarana tuntas.

Di lokasi, sejumlah upaya sedang dikerjakan investor. Salah satunya penataan parkir dan tata ulang tempat jualan pedagang. Beberapa pedagang masih menempati kios. Namun, jumlahnya tidak banyak. Mereka akan langsung berhubungan dengan pihak ketiga. ”Kami bantu memfasilitasi saja,” ungkap Bakti. (zal/far)

GEMPOL, Radar BromoGedung megah itu masih gagah berdiri. Namun, tak seperti lazimnya sebuah pusat perbelanjaan, Gempol Plaza terlihat sepi. Belum banyak stan yang terisi. Kalah ramai dengan waktu ditempati Pasar Gempol dulu. Pemkab Pasuruan mengerjasamakan pengelolaan Gempol Plaza itu ke pihak ketiga.

Mulai 2022 ini hingga 10 tahun ke depan, bangunan dua lantai yang berada di Desa Gempol tersebut dikelola oleh PT Odesa dari Sidoarjo. Sebab, sejak beroperasi pada 2018 hingga sekarang, Gempol Plaza seakan mati suri. Di antara 179 tempat jualan, hanya buka sekitar 20 kios. Sisanya tutup.

”Agar lebih ramai, dikelola pihak ketiga. Ke depannya dikembangkan menjadi mal,” jelas Plt Kepala UPT Pengelola Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan Bakti Utomo.

Investor baru ini akan mulai mengelola Gempol Plaza tahun ini juga. Jika molor, paling lambat tahun depan akan beroperasi. Pihak ketiga itu menunggu rehab dan penambahan sarana-prasarana tuntas.

Di lokasi, sejumlah upaya sedang dikerjakan investor. Salah satunya penataan parkir dan tata ulang tempat jualan pedagang. Beberapa pedagang masih menempati kios. Namun, jumlahnya tidak banyak. Mereka akan langsung berhubungan dengan pihak ketiga. ”Kami bantu memfasilitasi saja,” ungkap Bakti. (zal/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/