alexametrics
27.5 C
Probolinggo
Saturday, 28 May 2022

Bupati Irsyad: Lapak Buah-Parkir Pasar Wisata Cheng Hoo Perlu Ditata Ulang

PANDAAN, Radar Bromo– Pasar Wisata Cheng Hoo di Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, terus mendapatkan perhatian. Pasar ini menjadi pusat perekonomian dan pendukung Wisata Religi Masjid Muhammad Cheng Hoo.

Beberapa hari lalu, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf melakukan inspesi mendadak (sidak) ke pasar ini. Ia langsung mendatangi satu per satu kios.

“Pasar wisata ini potensinya bagus. Tetap ramai meskipun pandemi. Tentu perlu ada penataan ulang, agar lebih maksimal,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Minggu (13/3).

Jumlah kios, baik kios oleh-oleh, makanan, dan minuman, serta suvenir dirasa cukup. Tidak perlu ditambah atau dikurangi. Yang perlu ditata ulang, kata Irsyad, seperti percepatan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Kemudian, penertiban lapak-lapak. Khususnya deretan kios buah, perlu lebih mundur karena terlalu maju. Agar pengunjung dan pembeli lebih leluasa berlalu lalang di depan kios. Selain itu, juga diperlukan adanya pengecatan bangunan. “Sudah saatnya masuk dalam kegiatan pemeliharaan,” ujarnya.

LIHAT LANGSUNG: Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf ketika mengunjungi Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan, beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

Sepeda motor milik para pedagang, kata Irsyad, juga harus parkir di luar. “Saya lihat masih banyak yang parkir di dalam. Ditaruh di taman belakang pagar. Nanti kami buatkan parkir kendaraan sendiri untuk pedagang,” janjinya.

Ia mengaku sudah menyampaikan perlunya penataan ulang ini ke Disperindag Kabupaten Pasuruan. Karena, Disperindag sebagai instansi yang mengelolanya.

“Anggarannya kami alokasikan dari APBD. Realisasinya mulai tahun depan. Sekaligus pemeliharaan Masjid Muhammad Cheng Hoo juga ada, tahun depan,” jelasnya. (zal/rud)

PANDAAN, Radar Bromo– Pasar Wisata Cheng Hoo di Kelurahan Petungasri, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, terus mendapatkan perhatian. Pasar ini menjadi pusat perekonomian dan pendukung Wisata Religi Masjid Muhammad Cheng Hoo.

Beberapa hari lalu, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf melakukan inspesi mendadak (sidak) ke pasar ini. Ia langsung mendatangi satu per satu kios.

“Pasar wisata ini potensinya bagus. Tetap ramai meskipun pandemi. Tentu perlu ada penataan ulang, agar lebih maksimal,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bromo, Minggu (13/3).

Jumlah kios, baik kios oleh-oleh, makanan, dan minuman, serta suvenir dirasa cukup. Tidak perlu ditambah atau dikurangi. Yang perlu ditata ulang, kata Irsyad, seperti percepatan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Kemudian, penertiban lapak-lapak. Khususnya deretan kios buah, perlu lebih mundur karena terlalu maju. Agar pengunjung dan pembeli lebih leluasa berlalu lalang di depan kios. Selain itu, juga diperlukan adanya pengecatan bangunan. “Sudah saatnya masuk dalam kegiatan pemeliharaan,” ujarnya.

LIHAT LANGSUNG: Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf ketika mengunjungi Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan, beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

Sepeda motor milik para pedagang, kata Irsyad, juga harus parkir di luar. “Saya lihat masih banyak yang parkir di dalam. Ditaruh di taman belakang pagar. Nanti kami buatkan parkir kendaraan sendiri untuk pedagang,” janjinya.

Ia mengaku sudah menyampaikan perlunya penataan ulang ini ke Disperindag Kabupaten Pasuruan. Karena, Disperindag sebagai instansi yang mengelolanya.

“Anggarannya kami alokasikan dari APBD. Realisasinya mulai tahun depan. Sekaligus pemeliharaan Masjid Muhammad Cheng Hoo juga ada, tahun depan,” jelasnya. (zal/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/