alexametrics
29.3 C
Probolinggo
Saturday, 21 May 2022

Terjangan Banjir di Viaduk Gempol, Banyak Motor Mogok

GEMPOL, Radar Bromo – Ruas jalan nasional jurusan Surabaya – Banyuwangi di viaduk, Desa/ Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan terendam banjir. Banjir terjadi sekitar 300 meter di jalan itu.

Seperti di permukiman, banjir di Viaduk terjadi sejak Sabtu (12/2) malam. Dan sampai Minggu malam (13/2) air masih menggenangi Viaduk sepanjang 300 meter.

Titik paling parah genangan air terjadi di bawah Jembatan Viaduk. Di titik ini, ketinggian air mencapai 50 sentimeter lebih.

“Sabtu (12/2) malam sudah banjir jalannya. Dan kian parah di pagi harinya. Ketinggian air mencapai 30 sampai 50 sentimeter,” ucap Adit, 26, salah seorang warga.

Meskipun jalan nasional banjir, kendaraan tetap saja melintas di jalan itu. Mulai motor, mobil pribadi, pikap serta truk engkel dan mobil boks.

Namun, akibatnya beberapa motor mogok dan harus dituntun. Ada juga warga setempat yang membantu mendorong motor penggguna jalan yang mogok. Terutama anak-anak dan remaja setempat yang banyak membantu.

“Motor yang mogok cukup banyak. Rata-rata motor matik dan pengendaranya perempuan. Banyak yang didorong sampai ke lokasi yang tidak banjir oleh warga,” tuturnya.

GEMPOL, Radar Bromo – Ruas jalan nasional jurusan Surabaya – Banyuwangi di viaduk, Desa/ Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan terendam banjir. Banjir terjadi sekitar 300 meter di jalan itu.

Seperti di permukiman, banjir di Viaduk terjadi sejak Sabtu (12/2) malam. Dan sampai Minggu malam (13/2) air masih menggenangi Viaduk sepanjang 300 meter.

Titik paling parah genangan air terjadi di bawah Jembatan Viaduk. Di titik ini, ketinggian air mencapai 50 sentimeter lebih.

“Sabtu (12/2) malam sudah banjir jalannya. Dan kian parah di pagi harinya. Ketinggian air mencapai 30 sampai 50 sentimeter,” ucap Adit, 26, salah seorang warga.

Meskipun jalan nasional banjir, kendaraan tetap saja melintas di jalan itu. Mulai motor, mobil pribadi, pikap serta truk engkel dan mobil boks.

Namun, akibatnya beberapa motor mogok dan harus dituntun. Ada juga warga setempat yang membantu mendorong motor penggguna jalan yang mogok. Terutama anak-anak dan remaja setempat yang banyak membantu.

“Motor yang mogok cukup banyak. Rata-rata motor matik dan pengendaranya perempuan. Banyak yang didorong sampai ke lokasi yang tidak banjir oleh warga,” tuturnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/