Tambah 128 Pendamping PKH Tahun Ini, Total Kini Punya 323 Pendamping

PASURUAN, Radar Bromo – Awal tahun 2020 ini, Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Pasuruan ketambahan 128 pendamping baru. Alhasil, saat ini pendamping PKH berjumlah 323 orang.

Nahroji, koordinator PKH Kabupaten Pasuruan mengatakan, akhir tahun 2019, Kementerian Sosial memberikan kuota tambahan di Kabupaten Pasuruan sebesar 134. Jumlah itu merupakan usulan yang diajukan ke Kementerian Sosial (Kemensos) sejak awal tahun 2019 lalu

“Awalnya diberikan 134 kuota. Namun, sampai tes dan wawancara dan setelah 134 dinyatakan lolos, hanya 128 pendamping yang registrasi kemarin,” terangnya.

Sejak dibuka 134 kuota, ada sebanyak 429 yang mengikuti tes akhir tahun lalu. Pada tanggal 6-10 Januari 2020, ada registrasi ulang. Namun, ada 6 orang yang mengundurkan diri dan hanya 128 yang masuk menjadi pendamping PKH.

Nahroji menambahkan, dengan 6 kuota yang mundur tersebut, koordinator tidak mengetahui apakah akan ditambah atau tidak. “Kami masih menunggu dari Kemensos. Entah dibiarkan hangus ataupun digantikan oleh peserta lain yang nilai tertinggi. Namun, sampai saat ini memang belum ada informasi lagi,” terangnya.

Dengan jumlah tambahan baru ini, dipastikan jumlah penerima PKH yang di-handle bisa ideal. Sebelumnya dengan jumlah pendamping 195 orang, 1 pendamping bahkan bisa meng-handle hingga 500-600 penerima PKH.

“Dengan tambahan nanti, maka setiap pendamping rata-rata hanya mendampingi 280 penerima PKH. Jumlah ini sudah cukup ideal,” terangnya.

Untuk pendamping PKH yang baru ini sudah mulai bekerja sejak Januari ini. Pendamping PKH sendiri fungsikan tidak hanya mendata sampai memverifikasi penerima PKH di daerah. Namun, juga rutin memberikan materi Family Development System (FDS) agar KPM memiliki pendidikan membina keluarga sampai kemandirian finansial. (eka/fun)