alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Tim Teknis Survei Dam Selang, Diupayakan Digarap Tahun Ini

GEMPOL, Radar BromoJebolnya sayap dan lantai Dam Selang, di Dusun Talang, Desa Wonosari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, akhirnya direspon Pemkab Pasuruan. Rabu (11/11) lalu, tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, turun ke lapangan.

“Kami sudah turunkan tim teknis ke lokasi untuk melihat dari dekat dan survei langsung kondisi di lapangan,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Misbah Zunib.

Setelah mensurvei, tim teknis langsung mengevaluasinya. Serta, penghitungan volume dan kebutuhan anggaran yang dibutuhkan untuk memperbaikinya. “Kepastian perbaikannya kami tunggu selesainya penghitungan volume dan dana yang dibutuhkan. Sekarang masih dikerjakan,” ujarnya.

Misbah Zunib mengaku, akan mengusahakan agar bisa digarap tahun ini. Namun, bila belum bisa, terpaksa harus menunggu  tahun depan. Menginggat dilihat dari kerusakan bangunannya, dibutuhkan anggaran cukup besar. “Minimal ratusan juta rupiah. Kami upayakan dari dana BTT, untuk perbaikannya. Nanti tetap koordinasi dulu dengan Bagian Keuangan Daerah,” ujarnya. (zal/fun)

GEMPOL, Radar BromoJebolnya sayap dan lantai Dam Selang, di Dusun Talang, Desa Wonosari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, akhirnya direspon Pemkab Pasuruan. Rabu (11/11) lalu, tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, turun ke lapangan.

“Kami sudah turunkan tim teknis ke lokasi untuk melihat dari dekat dan survei langsung kondisi di lapangan,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Misbah Zunib.

Setelah mensurvei, tim teknis langsung mengevaluasinya. Serta, penghitungan volume dan kebutuhan anggaran yang dibutuhkan untuk memperbaikinya. “Kepastian perbaikannya kami tunggu selesainya penghitungan volume dan dana yang dibutuhkan. Sekarang masih dikerjakan,” ujarnya.

Misbah Zunib mengaku, akan mengusahakan agar bisa digarap tahun ini. Namun, bila belum bisa, terpaksa harus menunggu  tahun depan. Menginggat dilihat dari kerusakan bangunannya, dibutuhkan anggaran cukup besar. “Minimal ratusan juta rupiah. Kami upayakan dari dana BTT, untuk perbaikannya. Nanti tetap koordinasi dulu dengan Bagian Keuangan Daerah,” ujarnya. (zal/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/