alexametrics
25C
Probolinggo
Tuesday, 20 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Pasar Wisata Cheng Hoo Kembali Sepi, Banyak Pedagang Memilih Tutup

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PANDAAN,Radar Bromo – Dalam dua pekan terakhir pengunjung Pasar Wisata Cheng Hoo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, semakin sepi. Bahkan, lahan parkir yang cukup luas terlihat melompong. Karenanya, banyak pedagang yang memilih tidak beroperasi.

“Tiga bulan terakhir meski pandemi masih lumayan ramai. Sekarang, dalam dua pekan terakhir sepi lagi. Kondisi sekarang sama dengan awal pandemi,” ujar salah seorang pedagang buah-buahan, Hadi.

Jumlah pengunjung semakin sepi ketika memasuki hari efektif, Senin-Jumat. Ketika Sabtu-Minggu, masih lumayan banyak. “Hanya Sabtu-Minggu saja yang bisa diandalkan untuk para pembeli atau pengunjung. Mudah-mudahan segera kembali ramai seperti semula,” harapnya.

Sepinya pembeli yang datang ke pasar wisata ini dinilai wajar oleh Kasi Ketertiban dan Keamanan Disperindag Kabupaten Pasuruan, Aviv Ariestyo. Menjurutnya, hal itu terjadi karena masih masa pandemi. Namun, trendnya kembali meningkat. “Orang bepergian dan berwisata jauh berkurang. Tentunya hal ini berimbas pada sepinya pengunjung atau pembeli di pasar wisata,” ujarnya. (zal/rud/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

PANDAAN,Radar Bromo – Dalam dua pekan terakhir pengunjung Pasar Wisata Cheng Hoo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, semakin sepi. Bahkan, lahan parkir yang cukup luas terlihat melompong. Karenanya, banyak pedagang yang memilih tidak beroperasi.

“Tiga bulan terakhir meski pandemi masih lumayan ramai. Sekarang, dalam dua pekan terakhir sepi lagi. Kondisi sekarang sama dengan awal pandemi,” ujar salah seorang pedagang buah-buahan, Hadi.

Jumlah pengunjung semakin sepi ketika memasuki hari efektif, Senin-Jumat. Ketika Sabtu-Minggu, masih lumayan banyak. “Hanya Sabtu-Minggu saja yang bisa diandalkan untuk para pembeli atau pengunjung. Mudah-mudahan segera kembali ramai seperti semula,” harapnya.

Mobile_AP_Half Page

Sepinya pembeli yang datang ke pasar wisata ini dinilai wajar oleh Kasi Ketertiban dan Keamanan Disperindag Kabupaten Pasuruan, Aviv Ariestyo. Menjurutnya, hal itu terjadi karena masih masa pandemi. Namun, trendnya kembali meningkat. “Orang bepergian dan berwisata jauh berkurang. Tentunya hal ini berimbas pada sepinya pengunjung atau pembeli di pasar wisata,” ujarnya. (zal/rud/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2