alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Waspada, Bahu Jalan Ambrol di Tawangrejo Pandaan

PANDAAN, Radar Bromo – Pengguna jalan yang melintas di ruas jalan nasional jurusan Malang – Surabaya, tepatnya di jalur turunan utara simpang empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamataan Pandaan wajib waspada.

Saat melintas di ruas jalan nasional itu, pengguna jalan tidak boleh terlalu menepi. Apalagi berhenti di tepi jalan. Sebab, bahu jalan setempat saat ini alami longsor.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, dimensi ambrolnya bahu jalan itu lumayan lebar. Sekitar satu meter. Sementara panjang jalan yang ambrol sekitar 2 meteran.

Saat ini, di tepi bahu jalan nasional yang ambrol itu sudah dipasang rambu peringatan, berwarna kuning. “Longsornya bahu jalan itu diketahui sudah berlangsung sekitar tiga hari terakhir. Biar tidak membahayakan pengguna jalan, dipasang banner sebagai pengingat bagi pengguna jalan yang melintas dari arah Malang ke Surabaya,” kata Wawan, warga Desa Tawangrejo.

Wawan pun berharap, kondisi bahu jalan itu segera diperbaiki. “Biar tidak semakin parah dan membahayakan pengguna jalan yang melintas,” harapnya.

Ambrolnya bahu jalan di Desa Tawangrejo Pandaan itu pun sudah diketahui pihak Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya, sebagai otoritas penanggung jawab ruas jalan nasional itu.

Kaur Tata Usaha (TU) BBPJN VIII Daniel Richard menjelaskan, pihaknya sudah melakukan follow-up terkait kondisi bahu jalan yang ambrol itu. “Tim teknis kami sudah turun ke lapangan, untuk melakukan surveinya,” jelasnya.

Usai dilakukan survei, Daniel pun memastikan bahu jalan yang ambrol itu bakal segera direhab. Rencana pengerjaannya dilakukan mulai pekan ini sampai dengan selesai.

Rehabnya masuk pemeliharaan rutin tahunan dan dibiayai dari APBN. “Untuk timbunan bahu jalannya, menggunakan material kelas S, tapi sebelumnya akan dilakukan perbaikan salurannya dulu,” jelasnya. (zal/mie)

PANDAAN, Radar Bromo – Pengguna jalan yang melintas di ruas jalan nasional jurusan Malang – Surabaya, tepatnya di jalur turunan utara simpang empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamataan Pandaan wajib waspada.

Saat melintas di ruas jalan nasional itu, pengguna jalan tidak boleh terlalu menepi. Apalagi berhenti di tepi jalan. Sebab, bahu jalan setempat saat ini alami longsor.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, dimensi ambrolnya bahu jalan itu lumayan lebar. Sekitar satu meter. Sementara panjang jalan yang ambrol sekitar 2 meteran.

Saat ini, di tepi bahu jalan nasional yang ambrol itu sudah dipasang rambu peringatan, berwarna kuning. “Longsornya bahu jalan itu diketahui sudah berlangsung sekitar tiga hari terakhir. Biar tidak membahayakan pengguna jalan, dipasang banner sebagai pengingat bagi pengguna jalan yang melintas dari arah Malang ke Surabaya,” kata Wawan, warga Desa Tawangrejo.

Wawan pun berharap, kondisi bahu jalan itu segera diperbaiki. “Biar tidak semakin parah dan membahayakan pengguna jalan yang melintas,” harapnya.

Ambrolnya bahu jalan di Desa Tawangrejo Pandaan itu pun sudah diketahui pihak Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII Surabaya, sebagai otoritas penanggung jawab ruas jalan nasional itu.

Kaur Tata Usaha (TU) BBPJN VIII Daniel Richard menjelaskan, pihaknya sudah melakukan follow-up terkait kondisi bahu jalan yang ambrol itu. “Tim teknis kami sudah turun ke lapangan, untuk melakukan surveinya,” jelasnya.

Usai dilakukan survei, Daniel pun memastikan bahu jalan yang ambrol itu bakal segera direhab. Rencana pengerjaannya dilakukan mulai pekan ini sampai dengan selesai.

Rehabnya masuk pemeliharaan rutin tahunan dan dibiayai dari APBN. “Untuk timbunan bahu jalannya, menggunakan material kelas S, tapi sebelumnya akan dilakukan perbaikan salurannya dulu,” jelasnya. (zal/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/