alexametrics
25C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Bus Tetap Beroperasi Normal, Batasi Penumpang Maksimal 70 Persen

PANDAAN, Radar Bromo – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dicanangkan Pemerintah Pusat, resmi berlaku mulai Senin (11/1). Ketentuan yang direncanakan sampai 25 Januari ini, di Jawa Timur berlaku di 11 kota dan kabupaten.

Syukur, dengan adanya PPKM, tidak sampai melarang operasional bus Antarkota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antarkota Antarprovinsi (AKAP). Setiap hari armada ini masih bisa melintas dan transit di Terminal Tipe A Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Sehingga, warga yang hendak bepergian menggunakan bus masih bisa dilanjutkan.

“Bus AKDP dan AKAP tetap operasional seperti biasa. Sejak pagi banyak yang sudah melintas dan transit di terminal ini. Meski mulai awal pekan ini ada PPKM,” ujar Kepala Terminal Tipe A Pandaan Kriswantoro.

Menurutnya, PPKM saat ini berbeda dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Karena di terminal asal dan teminal tujuan, seperti Arjosari di Kota Malang dan Purabaya di Surabaya, tetap beroperasi secara normal.

Sedangkan, pada saat PSBB berlangsung tahun kemarin, di kedua terminal asal dan tujuan di dua daerah tersebut tidak beroperasi alias tutup. “Sekarang prokes (protokol kesehatan)-nya lebih diperketat. Seperti masker dan pengecekan suhu tubuh bagi penumpang dan awak bus. Lalu, kapasitas bus, penumpangnya dibatasi maksimal 70 persen,” jelasnya.

Kemarin, kata Kris, jumlah bus AKAP yang beroperasi dan melintas di Terminal Pandaan, tidak banyak. Hanya lima bus. Sedangkan, bus AKDP mencapai sekitar 100 armada. “Jumlah bus AKDP dan AKAP yang beroperasi jumlahnya tetap, tapi penumpangnya cenderung lebih sepi. Setiap bus rata-rata penumpangnya tidak sampai 50 persen,” jelasnya. (zal/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU