Truk Tangki Elpiji Tabrak PJU di Gempol, Timpa 2 Pengendara  

GEMPOL, Radar BromoSebuah truk tangki muat elpiji 15.000 kilogram hilang kendali di jalur Surabaya-Malang, masuk Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Minggu dini hari (12/1). Truk naik ke median jalan dan menabrak penerangan jalan umum (PJU) serta warning lamp.

Informasi yang dihimpun, truk bernopol B 9619 SHE yang dikemudikan Sutanto, 47, asal Jalan Soekarno–Hatta, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, itu melaju dari arah utara ke selatan.

Saat sampai di lokasi kejadian, truk tiba-tiba mengarah ke kanan. Selanjutnya, langsung naik median di tengah jalan, lalu menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU) dan juga warning lamp yang menghadap ke arah selatan.

Tak berhenti di situ. Tiang PJU yang terjatuh tertabrak truk muat elpiji serta menimpa motor Honda CBR nopol N 5939 XU. Motor itu melaju dari arah yang sama (utara ke selatan), dikendarai Doni Nursait, 23, asal Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Ia membonceng rekannya Adi Setiyawan, 26, warga Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi.

“Truk tangki elpijinya naik ke median dulu. Kemudian tabrak PJU dan juga warning lamp. Berimbas pengendara motor berboncengan tertimpa tiang PJU,” terang Kanit Lantas Polsek Gempol Ipda Johanes Hariono.

Dini hari itu juga pengendara motor dan penumpangnya yang dibonceng langsung dievakuasi ke IGD RS Asih Abiyakta di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, yang berjarak hanya satu kilometer dari lokasi kejadian.

Kedua korban pengendara motor pun hanya mengalami luka-luka saja. “Penyebab kecelakaan ini murni karena kelalaian dan kurang kehati-hatian sopir truk tangki muatan elpiji. Saat mengemudikan truknya, sopir mengendarai dalam posisi ngantuk. Mestinya, ia istirahat dulu,” katanya.

Proses evakuasi truk tangki muatan elpiji itu sendiri baru tuntas siang harinya. Untuk muatannya dipindah ke kendaraan lain yang sama, tetap dibawa ke Malang agar tidak membahayakan. (zal/mie)