alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Sunday, 14 August 2022

Gerbang Disinfektan di Terminal Pandaan Hanya Jadi Pajangan

PANDAAN, Radar Bromo–Keberadaan gerbang disinfektan di Terminal Tipe A Pandaan beberapa pekan terakhir hanya jadi pajangan saja. Sebab, gerbang disinfektan yang dipasang bersamaan program Terminal Tangguh, sejak 13 Juni lalu tak lagi dimanfaatkan.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, gerbang disinfektan itu berada di akses masuk dan keluar bus, MPU (mobil penumpang umum), dan angkot, di sisi sebelah timur terminal. Gerbang itu memiliki tinggi sekitar 5 meter dan lebar 3 meter.

Gerbang disinfektan itu hanya berfungsi beberapa hari saat awal terpasang. Yakni, menyemprotkan cairan disinfektan pada kendaraan yang melintas. Setelah beberapa hari, gerbang itu tak lagi menyemprotkan cairan disinfektan.

“Gerbang disinfektannya bukan milik kami, tapi punya Polres Pasuruan. Dulu terpasang di exit tol Taman Dayu, terus dipindah di sini (terminal) sejak 13 Juli lalu bersamaan adanya program Terminal Tangguh,” jelas Kepala Terminal Tipe A Pandaan Kriswantoro.

Gerbang disinfektan itu sudah tidak berfungsi sekitar tiga mingguan. “Kendala pastinya ada apa, kami kurang tahu secara persisnya. Harusnya dapat difungsikan saat jam normal operasional terminal,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Pasuruan AKP Hardi mengatakan, gerbang disinfektan itu dipasang Satlantas Polres Pasuruan untuk mendukung program Terminal Tangguh. Semua kendaraan yang melintasi gerbang disinfektan itu bakal disemprot disinfektan otomatis.

“Kalau dibilang mangkrak sih tidak. Tapi, memang tak bisa berfungsi maksimal beberapa hari belakangan. Salah satu penyebabnya, terkendala pada saluran listriknya. Insyaallah dalam waktu dekat dan secepatnya akan diperbaiki,” janjinya. (zal/mie)

PANDAAN, Radar Bromo–Keberadaan gerbang disinfektan di Terminal Tipe A Pandaan beberapa pekan terakhir hanya jadi pajangan saja. Sebab, gerbang disinfektan yang dipasang bersamaan program Terminal Tangguh, sejak 13 Juni lalu tak lagi dimanfaatkan.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, gerbang disinfektan itu berada di akses masuk dan keluar bus, MPU (mobil penumpang umum), dan angkot, di sisi sebelah timur terminal. Gerbang itu memiliki tinggi sekitar 5 meter dan lebar 3 meter.

Gerbang disinfektan itu hanya berfungsi beberapa hari saat awal terpasang. Yakni, menyemprotkan cairan disinfektan pada kendaraan yang melintas. Setelah beberapa hari, gerbang itu tak lagi menyemprotkan cairan disinfektan.

“Gerbang disinfektannya bukan milik kami, tapi punya Polres Pasuruan. Dulu terpasang di exit tol Taman Dayu, terus dipindah di sini (terminal) sejak 13 Juli lalu bersamaan adanya program Terminal Tangguh,” jelas Kepala Terminal Tipe A Pandaan Kriswantoro.

Gerbang disinfektan itu sudah tidak berfungsi sekitar tiga mingguan. “Kendala pastinya ada apa, kami kurang tahu secara persisnya. Harusnya dapat difungsikan saat jam normal operasional terminal,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Pasuruan AKP Hardi mengatakan, gerbang disinfektan itu dipasang Satlantas Polres Pasuruan untuk mendukung program Terminal Tangguh. Semua kendaraan yang melintasi gerbang disinfektan itu bakal disemprot disinfektan otomatis.

“Kalau dibilang mangkrak sih tidak. Tapi, memang tak bisa berfungsi maksimal beberapa hari belakangan. Salah satu penyebabnya, terkendala pada saluran listriknya. Insyaallah dalam waktu dekat dan secepatnya akan diperbaiki,” janjinya. (zal/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/