alexametrics
23.7 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Libur Lebaran, Tempat Wisata di Pasuruan Tetap Buka

PRIGEN, Radar Bromo – Tempat wisata di Kabupaten Pasuruan tetap dibuka meski ada larangan mudik. Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan Eka Wara Brehaspati mengatakan, wisata difokuskan untuk warga lokal saja.

Namun, andai wisatawan luar daerah datang juga tidak ada larangan. “Mungkin mereka sedang tugas di kabupaten kan nggak papa. Yang terpenting tidak mudik. Kami tidak melarang siapa saja berwisata,” terang Eka.

Eka pun menegaskan, selama libur Lebaran semua tempat wisata yang dikelola Pemkab Pasuruan tetap buka. Kecuali wisata alam pemandian Banyubiru. Sementara wisata Ranu Grati dan Wisata Adat Tengger, buka.

Sedangkan untuk tempat wisata lain yang dikelola pihak swasta, menurutnya belum ada konfirmasi. “Kami tidak melarang tempat wisata buka. Pihak swasta juga bisa membuka tempat wisatanya saat libur Lebaran ini,” katanya.

Meski demikian, penerapan protokol kesehatan di tempat wisata harus dilakukan dengan ketat. Sehingga, diharapkan tidak ada penularan Covid-19 dari klaster wisata.

Ia mengamati, memang ada tempat wisata yang tidak beroperasi karena terdampak pandemi. Namun, tidak banyak.

Tercatat ada dua tempat wisata yang tutup selama pandemi. Yaitu, wisata alam pemandian Banyubiru dan wisata alam Bukit Flora. (sid/hn)

PRIGEN, Radar Bromo – Tempat wisata di Kabupaten Pasuruan tetap dibuka meski ada larangan mudik. Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan Eka Wara Brehaspati mengatakan, wisata difokuskan untuk warga lokal saja.

Namun, andai wisatawan luar daerah datang juga tidak ada larangan. “Mungkin mereka sedang tugas di kabupaten kan nggak papa. Yang terpenting tidak mudik. Kami tidak melarang siapa saja berwisata,” terang Eka.

Eka pun menegaskan, selama libur Lebaran semua tempat wisata yang dikelola Pemkab Pasuruan tetap buka. Kecuali wisata alam pemandian Banyubiru. Sementara wisata Ranu Grati dan Wisata Adat Tengger, buka.

Sedangkan untuk tempat wisata lain yang dikelola pihak swasta, menurutnya belum ada konfirmasi. “Kami tidak melarang tempat wisata buka. Pihak swasta juga bisa membuka tempat wisatanya saat libur Lebaran ini,” katanya.

Meski demikian, penerapan protokol kesehatan di tempat wisata harus dilakukan dengan ketat. Sehingga, diharapkan tidak ada penularan Covid-19 dari klaster wisata.

Ia mengamati, memang ada tempat wisata yang tidak beroperasi karena terdampak pandemi. Namun, tidak banyak.

Tercatat ada dua tempat wisata yang tutup selama pandemi. Yaitu, wisata alam pemandian Banyubiru dan wisata alam Bukit Flora. (sid/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/