alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Wednesday, 16 June 2021
Desktop_AP_Top Banner

Awasi Penumpang dan Awak Bus di Terminal Pandaan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PANDAAN, Radar Bromo – Larangan mudik sudah masuk hari kelima. Pada awal diterapkan 6 Mei, bus-bus penumpang sepi. Mulai Senin (10/5), bus-bus mulai bermunculan. Baik rute antara kota dalam provinsi (AKDP) maupun antara kota antar provinsi (AKAP).

Pemandangan itu terlihat di Terminal Tipe A Pandaan. Beberapa bus antar kota dari perusahaan otobus mampir ke terminal tersebut. Silih berganti melintas dan transit. Baik dari arah Malang menuju Surabaya maupun sebaliknya.

Pada awal masa larangan mudik, di tiga hari pertama, hanya 3 sampai 5 bus yang beroperasi. ”Sekarang mulai banyak dan ramai. Sehari bisa 17 sampai 20 bus,” kata Kepala Terminal Tipe A Pandaan Kriswantoro.

Namun, meski jumlah bus bertambah, penumpang masih sepi. Tidak terlihat mereka naik dan turun seperti sebelum ada larangan mudik. ”Penumpangnya tetap sepi. Minim,” kata Kriswantoro.

Dari Terminal Pandaan, yang naik rata-rata hanya 70 sampai 85 peumpang. Yang turun sekitar 45 sampai 60 penumpang. Petugas terminal memantau mereka dari sisi penerapan protokol kesehatan. Misalnya, penumpang pakai master atau tidak. Termasuk, awak busnya. Untuk penumpangnya, maksimal isi bus hanya 80 persen dari kapasitas.

”Jika melanggar, langsung kami tegur,” tegasnya. (zal/far)

Mobile_AP_Rectangle 1

PANDAAN, Radar Bromo – Larangan mudik sudah masuk hari kelima. Pada awal diterapkan 6 Mei, bus-bus penumpang sepi. Mulai Senin (10/5), bus-bus mulai bermunculan. Baik rute antara kota dalam provinsi (AKDP) maupun antara kota antar provinsi (AKAP).

Pemandangan itu terlihat di Terminal Tipe A Pandaan. Beberapa bus antar kota dari perusahaan otobus mampir ke terminal tersebut. Silih berganti melintas dan transit. Baik dari arah Malang menuju Surabaya maupun sebaliknya.

Pada awal masa larangan mudik, di tiga hari pertama, hanya 3 sampai 5 bus yang beroperasi. ”Sekarang mulai banyak dan ramai. Sehari bisa 17 sampai 20 bus,” kata Kepala Terminal Tipe A Pandaan Kriswantoro.

Mobile_AP_Half Page

Namun, meski jumlah bus bertambah, penumpang masih sepi. Tidak terlihat mereka naik dan turun seperti sebelum ada larangan mudik. ”Penumpangnya tetap sepi. Minim,” kata Kriswantoro.

Dari Terminal Pandaan, yang naik rata-rata hanya 70 sampai 85 peumpang. Yang turun sekitar 45 sampai 60 penumpang. Petugas terminal memantau mereka dari sisi penerapan protokol kesehatan. Misalnya, penumpang pakai master atau tidak. Termasuk, awak busnya. Untuk penumpangnya, maksimal isi bus hanya 80 persen dari kapasitas.

”Jika melanggar, langsung kami tegur,” tegasnya. (zal/far)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2