Pengunjung Museum Kab Pasuruan Masih Minim

MASIH SEPI: Sebuah mobil parkir di depan Museum Kabupaten Pasuruan di Kecamatan Pandaan. Sejauh ini, pengunjung museum ini masih sepi. (Foto: Rizal Fahmi Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PANDAAN, Radar Bromo – Setelah kembali dibuka untuk umum sejak awal Agustus, pengunjung Museum Kabupaten Pasuruan di Kecamatan Pandaan, masih sepi. Saban hari, jumlahnya masih jauh dibanding kunjungan sebelum terjadi pandemi Covid-19.

“Setiap harinya pengunjung yang datang ke museum ini tidak banyak dan minim sekali,” ujar Kasi Sejarah dan Budaya Disparbud Kabupaten Pasuruan Ika Ratnawati.

Sebelum pandemi, rata-rata pengunjung setiap harinya antara 25-30 orang. Pada pandemi, setiap hari paling banyak 15 pengunjung. Padahal, untuk berkunjung tidak dipungut biaya atau gratis, namun harus mengikuti protokol kesehatan. Seperti, harus memakai masker dan mencuci tangan dulu. Serta, harus melewati pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermo gun.

Bagi rombongan dibatasi. Sekali masuk maksimal lima orang dan bergantian. “Pengunjung dominasi masyarakat umum ketimbang pelajar. Warga sekitaran kabupaten ini, juga wisatawan dari luar daerah yang transit ke Pasar Wisata Cheng Hoo sekaligus mampir ke museum,” ujarnya. (zal/rud/fun)