alexametrics
23.9 C
Probolinggo
Wednesday, 29 June 2022

Jalan Mojotengah Diperbaiki dengan Rigid agar Tidak Longsor

SUKOREJO, Radar BromoRongga-rongga bekas longsor tidak terlihat lagi di Jalan Desa Mojotengah, Kecamatan Sukorejo. Jumat (9/4), pekerja menumpahkan semen cor untuk rigid. Talud penahan jalan yang pernah ambrol itu terlihat kuat. Aman untuk dilewati.

Panjang penahan yang longsor sekitar 144 meter. Tingginya sekitar 1 meter. Karena itu, sebelumnya pengendara harus berhati-hati saat lewat. Jalan menyempit. Kalau tidak bisa celaka. ”Jalan ini pernah ambrol. Sekarang diperbaiki lagi. Dikebut,” kata Camat Sukorejo Mudjiono di lokasi.

Perbaikan itu, lanjut dia, telah berjalan sekitar dua pekan. Targetnya, sebelum Ramadan bisa tuntas. Beberapa hari ini selesai. Mudjiono menyatakan, perbaikan itu dibiayai APBD Pemkab Pasuruan. Dananya berasal dari belanja tidak terduga (BTT).

Berapa anggarannya? Mudjiono mengaku tidak tahu persis. Dia mendengar sekitar Rp 175 juta. Yang pasti, perbaikan akses masyarakat itu bisa segera diperbaiki dan dilewati lagi dengan aman dan nyaman. ”Dipercepat pembangunannya,” tambah mantan camat Prigen dan Tutur itu.

Pelaksana proyek CV Tirta Karya Utama mengerjakan proyek tersebut dengan target waktu sebelum Ramadan. Saat ini, progres sudah lebih dari 75 persen. Sekarang tinggal tahap akhir sekaligus finishing.

Agus Andim, pelaksana dari CV Tirta Karya Utama mengatakan, fondasi penahan jalan itu dibangun dengan pasangan batu kali. Tingginya bervariasi sesuai dengan kondisi. Panjangnya sekitar 144 meter. ”Bahu jalan kami rigid biar lebih kuat dan jalan lebih lebar,” kata Agus. (zal/far)

SUKOREJO, Radar BromoRongga-rongga bekas longsor tidak terlihat lagi di Jalan Desa Mojotengah, Kecamatan Sukorejo. Jumat (9/4), pekerja menumpahkan semen cor untuk rigid. Talud penahan jalan yang pernah ambrol itu terlihat kuat. Aman untuk dilewati.

Panjang penahan yang longsor sekitar 144 meter. Tingginya sekitar 1 meter. Karena itu, sebelumnya pengendara harus berhati-hati saat lewat. Jalan menyempit. Kalau tidak bisa celaka. ”Jalan ini pernah ambrol. Sekarang diperbaiki lagi. Dikebut,” kata Camat Sukorejo Mudjiono di lokasi.

Perbaikan itu, lanjut dia, telah berjalan sekitar dua pekan. Targetnya, sebelum Ramadan bisa tuntas. Beberapa hari ini selesai. Mudjiono menyatakan, perbaikan itu dibiayai APBD Pemkab Pasuruan. Dananya berasal dari belanja tidak terduga (BTT).

Berapa anggarannya? Mudjiono mengaku tidak tahu persis. Dia mendengar sekitar Rp 175 juta. Yang pasti, perbaikan akses masyarakat itu bisa segera diperbaiki dan dilewati lagi dengan aman dan nyaman. ”Dipercepat pembangunannya,” tambah mantan camat Prigen dan Tutur itu.

Pelaksana proyek CV Tirta Karya Utama mengerjakan proyek tersebut dengan target waktu sebelum Ramadan. Saat ini, progres sudah lebih dari 75 persen. Sekarang tinggal tahap akhir sekaligus finishing.

Agus Andim, pelaksana dari CV Tirta Karya Utama mengatakan, fondasi penahan jalan itu dibangun dengan pasangan batu kali. Tingginya bervariasi sesuai dengan kondisi. Panjangnya sekitar 144 meter. ”Bahu jalan kami rigid biar lebih kuat dan jalan lebih lebar,” kata Agus. (zal/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/