alexametrics
32.3 C
Probolinggo
Thursday, 29 October 2020

Jalan Kaki, ODGJ Mr X Tewas Tertabrak Motor di Wonorejo

WONOREJO, Radar Bromo – Jumlah kecelakaan yang merenggut korban jiwa pejalan kaki di Kabupaten Pasuruan bertambah. Itu, setelah Senin (6/7) malam, seorang pejalan kaki tewas usai tertabrak pengendara motor Yamaha Mio bernopol N 5152 TDF.

Kecelakaan maut itu terjadi di ruas jalan provinsi jurusan Pasuruan–Malang, Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo. Insiden itu terjadi sekitar pukul 19.45.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan itu bermula saat motor Yamaha Mio yang dikendarai Andri Setiawan, 28, warga Desa Pakijangan, Kecamatan Wonorejo, melaju dari arah utara ke selatan.

Saat sampai di lokasi kejadian, motor itu melaju terlalu ke arah kiri. Walhasil, motor itu pun akhirnya menabrak lelaki tak dikenal atau Mr X yang berjalan di tepi jalan.

Baik pengendara motor dan pejalan kaki pun sama-sama terjatuh. “Motornya melaju terlalu menepi saat di lokasi kejadian. Sehingga, menabrak dari belakang pejalan kaki yang sedang berjalan di tepi jalan dari arah yang sama,” jelas Kaposlantas Purwosari Aiptu Bambang.

Akibat kecelakaan itu, pengendara motor alami luka pada pelipis mata kiri robek. Sementara pejalan kakinya alami luka kaki kanan lecet, dahi alami memar. Keduanya langsung dievakuasi ke IGD Puskesmas Purwosari.

“Pengendara motornya hanya luka ringan. Sementara pejalan kakinya tewas dalam perjalanan menuju puskesmas. Sesampainya di puskesmas, kemudian dibawa ke kamar mayat RSUD Bangil untuk divisum,” tutur Bambang.

Pejalan kaki yang meninggal, sampai kemarin belum diketahui identitasnya. “Cuma warga sekitar mengenali pejalan kakinya adalah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Selama ini seringkali terlihat mondar-mandir di tepi jalan,” jelasnya.

Sementara itu, motor Yamaha Mio yang alami kerusakan, diamankan petugas ke Poslantas Purwosari. “Pengendara motor Yamaha Mio-nya di posisi tidak menguntungkan. Ia mengendarai motornya terlalu menepi dan kurang hati-hati,” bebernya. (zal/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pura-pura Bertamu Lalu Curi Uang, Pelakunya Wanita Berpakaian Muslimah

Usia pelakudiperkirakan 30 sampai 40 tahun, fisiknya gemuk dengan make up wajah tebal dan berpakaian muslimah warna merah

Rencana Normalisasi Kalimati; Sosialisasikan Uang Pengganti Rumah

Penggusuran memang menjadi pilihan saat program normalisasi Kalimati atau Bangiltak direalisasikan. Tapi, hal itu tidak akan dilakukan serta merta tanpa solusi bagi warga.

Ini Kata Misbakhun tentang UU Ciptaker, Disebut Justru Pro Rakyat

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun, menepis isu miring mengenai UU Cipta Kerja.

Dewan Sebut Pemilik Usaha yang Cemarkan Kaliputih Harus Disanksi

Komisi 3 DPRD Kabupaten Pasuruan, mendesak kasus ini terus diselidiki dan pemilih usaha harus disanksi tegas.

BSU Pekerja Gelombang 2 Pasuruan-Probolinggo Cair Mulai November

Pencairan gelombang pertama sudah dicairkan sebesar Rp 1,2 juta sejak pertengahan Agustus sampai Oktober ini.