alexametrics
28.6 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Seruduk Truk di Tol Pandaan-Malang, BMW Ringsek Parah, Dokter Tewas

SUKOREJO, Radar BromoNahas dialami Kerto Dinoto Yudo, 33. Dokter asal Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik itu meninggal usai mengalami kecelakaan maut di ruas jalan tol Pandaan – Malang. Tepatnya di Km 63.200, Desa/ Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 03.45, Senin pagi. Saat itu, sang dokter mengendarai mobil sedan BMW bernopol L 88 G. Ia melaju seorang diri. Dari arah Surabaya mau ke Malang.

Saat sampai di lokasi kejadian, sedan itu mendadak menabrak dari belakang truk tronton muatan popok. Truk itu bernopol L 1609 LK. Dikemudikan Arwan, 50, asal Desa Wates, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus.

“Mobil sedannya melaju dari arah Surabaya ke Malang. Setibanya di TKP, menabrak tronton didepannya yang berjalan di lajur lambat atau kiri. Bodi depan sedan menghantam bak belakang tronton,” beber general manager PT. Jasamarga Pandaan Malang Indrawan Agustono.

Akibatnya fatal. korban meninggal di lokasi kejadian. Korban alami luka parah di kepala. Jenazahnya lantas dibawa menuju ke kamar jenazah RSSA Malang. “Sopir mobil sedannya didapati meninggal di lokasi kejadian, informasi kami terima profesinya seorang dokter,” kata Indrawan.

Usai mengevakuasi jenazah korban, petugas patroli jalan tol mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan maut itu. Baik mobil sedan BMW maupun tronton diamankan di kantor PT. Jasamarga Pandaan Malang gerbang Tol Purwodadi. “Mobil sedannya bodi depan ringsek, untuk trontonnya rusak pada bak belakang dan gardannya juga rusak,” ujarnya.

Pagi harinya, sekitar pukul 06.00. Petugas Poslantas Sukorejo dan Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan berada di lokasi kejadian. “Penyebab kecelakaannya, diduga sopir mobil sedannya ngantuk. Kurang konsentrasi dan hilang kendali. Sehingga, menabrak tronton didepannya dari belakang,” tutur Kaposlantas Sukorejo Aiptu Abdillah Yakub. (zal/mie)

 

 

 

 

SUKOREJO, Radar BromoNahas dialami Kerto Dinoto Yudo, 33. Dokter asal Desa Pengalangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik itu meninggal usai mengalami kecelakaan maut di ruas jalan tol Pandaan – Malang. Tepatnya di Km 63.200, Desa/ Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 03.45, Senin pagi. Saat itu, sang dokter mengendarai mobil sedan BMW bernopol L 88 G. Ia melaju seorang diri. Dari arah Surabaya mau ke Malang.

Saat sampai di lokasi kejadian, sedan itu mendadak menabrak dari belakang truk tronton muatan popok. Truk itu bernopol L 1609 LK. Dikemudikan Arwan, 50, asal Desa Wates, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus.

“Mobil sedannya melaju dari arah Surabaya ke Malang. Setibanya di TKP, menabrak tronton didepannya yang berjalan di lajur lambat atau kiri. Bodi depan sedan menghantam bak belakang tronton,” beber general manager PT. Jasamarga Pandaan Malang Indrawan Agustono.

Akibatnya fatal. korban meninggal di lokasi kejadian. Korban alami luka parah di kepala. Jenazahnya lantas dibawa menuju ke kamar jenazah RSSA Malang. “Sopir mobil sedannya didapati meninggal di lokasi kejadian, informasi kami terima profesinya seorang dokter,” kata Indrawan.

Usai mengevakuasi jenazah korban, petugas patroli jalan tol mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan maut itu. Baik mobil sedan BMW maupun tronton diamankan di kantor PT. Jasamarga Pandaan Malang gerbang Tol Purwodadi. “Mobil sedannya bodi depan ringsek, untuk trontonnya rusak pada bak belakang dan gardannya juga rusak,” ujarnya.

Pagi harinya, sekitar pukul 06.00. Petugas Poslantas Sukorejo dan Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan berada di lokasi kejadian. “Penyebab kecelakaannya, diduga sopir mobil sedannya ngantuk. Kurang konsentrasi dan hilang kendali. Sehingga, menabrak tronton didepannya dari belakang,” tutur Kaposlantas Sukorejo Aiptu Abdillah Yakub. (zal/mie)

 

 

 

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/