alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Optimistis Kementerian Setujui Pusat Kuliner Wisata di Tutur

PASURUAN, Radar Bromo – Disperindag tidak menyerah. Demi mendongkrak pesona wisata di Kabupaten Pasuruan, Disperindag mengusulkan lagi rencana pembangunan pusat jajanan, kuliner, dan oleh-oleh wisata di Kecamatan Tutur. Tahun lalu gagal dapat anggaran pemerintah pusat.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan mengajukan kembali proposal pembangunan tempat tersebut ke pemerintah pusat tahun ini. Sebelumnya, proposal pembangunan pusat kuliner itu sudah disetujui oleh Kementerian Perindustrian dan Perdagangan pada 2021. Pemkab pun telah menyiapkan lahan untuk itu. Tetapi, ternyata anggaran itu terkena refocusing di pusat. Pembangunan pun terkendala dana.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan Diano Vella Ferry melalui Kepala Bidang Pasar Suprapto mengatakan, pada 2022, dinasnya mengajukan lagi proposal itu ke pusat. Dia yakin proposal yang diajukan beserta detail engineering design (DED) itu disetujui. ”Besar harapan kami disetujui,” katanya.

Menurut Suprapto, Disperindag siap mengonfirmasi lagi persetujuan tersebut ke pemerintah pusat. Pertengahan Januari timnya akan datang ke Kementerian Perindustrian dan Perdagangan.

Pembangunan pusat jajanan dan kuliner wisata tersebut direncanakan di lahan Desa Wonosari, Kecamatan Tutur. Lokasi itu dipilih karena sesuai dengan kebutuhan. ”Awalnya kami mengincar beberapa lokasi. Di antaranya Puspo dan Tosari. Ternyata yang sesuai dengan kebutuhan adalah Tutur,” katanya.

Suprapto menambahkan, lokasi lahan itu tepat berada di pinggir jalan. Sehingga, pengunjung destinasi wisata Gunung Bromo akan sangat mudah menjangkaunya. (sid/far)

PASURUAN, Radar Bromo – Disperindag tidak menyerah. Demi mendongkrak pesona wisata di Kabupaten Pasuruan, Disperindag mengusulkan lagi rencana pembangunan pusat jajanan, kuliner, dan oleh-oleh wisata di Kecamatan Tutur. Tahun lalu gagal dapat anggaran pemerintah pusat.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan mengajukan kembali proposal pembangunan tempat tersebut ke pemerintah pusat tahun ini. Sebelumnya, proposal pembangunan pusat kuliner itu sudah disetujui oleh Kementerian Perindustrian dan Perdagangan pada 2021. Pemkab pun telah menyiapkan lahan untuk itu. Tetapi, ternyata anggaran itu terkena refocusing di pusat. Pembangunan pun terkendala dana.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan Diano Vella Ferry melalui Kepala Bidang Pasar Suprapto mengatakan, pada 2022, dinasnya mengajukan lagi proposal itu ke pusat. Dia yakin proposal yang diajukan beserta detail engineering design (DED) itu disetujui. ”Besar harapan kami disetujui,” katanya.

Menurut Suprapto, Disperindag siap mengonfirmasi lagi persetujuan tersebut ke pemerintah pusat. Pertengahan Januari timnya akan datang ke Kementerian Perindustrian dan Perdagangan.

Pembangunan pusat jajanan dan kuliner wisata tersebut direncanakan di lahan Desa Wonosari, Kecamatan Tutur. Lokasi itu dipilih karena sesuai dengan kebutuhan. ”Awalnya kami mengincar beberapa lokasi. Di antaranya Puspo dan Tosari. Ternyata yang sesuai dengan kebutuhan adalah Tutur,” katanya.

Suprapto menambahkan, lokasi lahan itu tepat berada di pinggir jalan. Sehingga, pengunjung destinasi wisata Gunung Bromo akan sangat mudah menjangkaunya. (sid/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/