alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Pandemi Korona, Kedatangan TKA Baru di Kab Pasuruan Di-Cancel

PANDAAN, Radar Bromo – Dampak pandemi korona dirasakan lintas sektor. Termasuk sektor industri di Kabupaten Pasuruan. Sejumlah perusahaan ikut terdampak wabah Coronavirus Disease (Covid-19).

Di antaranya, perusahaan di Kabupaten Pasuruan yang mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA). Meski begitu, sampai akhir April, tercatat belum ada laporan TKA yang dipulangkan ke negara asalnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan Tri Agus Budiharto mengatakan, jumlah TKA di wilayah setempat stagnan. “Ini, lantaran sudah lama TKA tidak bisa pulang kenegaranya dan yang pekerja luar juga tidak bisa masuk. Sehingga, jumlahnya (di Kabupaten Pasuruan) tetap,” terangnya.

Dijelaskan Tri, sejatinya pada Maret dan April dijadwalkan ada sejumlah perusahaan di Kabupaten Pasuruan yang dikonfirmasi bakal mendatangkan TKA. Namun, lantaran merebak wabah Covid-19, rencana kedatangan TKA baru itu pun di-cancel.

Tak adanya penambahan TKA itu juga terlihat dari retribusi notifikasi TKA. Sampai akhir April, tercatat retribusi TKA mencapai Rp 753 juta atau 37,6 persen dari target tahun ini sebesar Rp 2 miliar.

Melihat dari retribusi ini, sementara ini cukup stabil dari Januari – April. Jumlah TKA yang terdata di Disnaker sendiri sebanyak 272 orang.

TKA yang terdata di Disnaker sendiri disebutkan hanya TKA yang bekerja di Kabupaten Pasuruan. Sementara TKA yang bekerja di dua daerah atau lebih dalam satu provinsi, masuk data pemprov dan retribusinya masuk pemprov. Untuk TKA yang bekerja di sejumlah wilayah, beda provinsi, maka data dan retribusinya masuk Kemenaker. (eka/mie)

PANDAAN, Radar Bromo – Dampak pandemi korona dirasakan lintas sektor. Termasuk sektor industri di Kabupaten Pasuruan. Sejumlah perusahaan ikut terdampak wabah Coronavirus Disease (Covid-19).

Di antaranya, perusahaan di Kabupaten Pasuruan yang mempekerjakan tenaga kerja asing (TKA). Meski begitu, sampai akhir April, tercatat belum ada laporan TKA yang dipulangkan ke negara asalnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan Tri Agus Budiharto mengatakan, jumlah TKA di wilayah setempat stagnan. “Ini, lantaran sudah lama TKA tidak bisa pulang kenegaranya dan yang pekerja luar juga tidak bisa masuk. Sehingga, jumlahnya (di Kabupaten Pasuruan) tetap,” terangnya.

Dijelaskan Tri, sejatinya pada Maret dan April dijadwalkan ada sejumlah perusahaan di Kabupaten Pasuruan yang dikonfirmasi bakal mendatangkan TKA. Namun, lantaran merebak wabah Covid-19, rencana kedatangan TKA baru itu pun di-cancel.

Tak adanya penambahan TKA itu juga terlihat dari retribusi notifikasi TKA. Sampai akhir April, tercatat retribusi TKA mencapai Rp 753 juta atau 37,6 persen dari target tahun ini sebesar Rp 2 miliar.

Melihat dari retribusi ini, sementara ini cukup stabil dari Januari – April. Jumlah TKA yang terdata di Disnaker sendiri sebanyak 272 orang.

TKA yang terdata di Disnaker sendiri disebutkan hanya TKA yang bekerja di Kabupaten Pasuruan. Sementara TKA yang bekerja di dua daerah atau lebih dalam satu provinsi, masuk data pemprov dan retribusinya masuk pemprov. Untuk TKA yang bekerja di sejumlah wilayah, beda provinsi, maka data dan retribusinya masuk Kemenaker. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/