Begini Potret Kesunyian Pandaan saat Digelar Physical Distancing

BAK KOTA MATI: Suasana Jalan R.A Kartini Pandaan yang sangat sunyi pagi hari kemarin saat diberlakukan Physical distancing. Inset, petugas berjaga di akses masuk Jalan A. Yani. (Rizal Syatori/Radar Bromo)

Related Post

PANDAAN, Radar Bromo – Suasana di jalan protokol Pandaan, Minggu pagi (5/4) pagi benar-benar tak biasa. Tak ada keramaian. Jalanan pun sangat lengang, karena tak ada kendaraan yang lalu lalang.

Ya, Minggu (5/4), mulai diberlakukan physical distancing pagi hingga siang hari di Kecamatan Pandaan. Lokasinya di jalan nasional; jalan R.A. Kartini dan jalan A. Yani.

Kawasan setempat selama ini dikenal sebagai denyut nadi ekonomi di wilayah setempat. Di sepanjang jalan nasional itu, didapati banyak pertokoan.

Namun dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, kemarin pagi tak terlihat ada toko yang buka di sepanjang jalan nasional itu. Warga pun tak terlihat lalu lalang.

Maklum saja, akses dari jalan nasional ke jalan-jalan kampung dijaga ketat sejumlah petugas. Mulai dari Polri, TNI, Satpol PP, petugas Dishub, hingga sejumlah organisasi kepemudaan.

“Amazing. Lebih sepi dan terasa sekali ketimbang malam hari saat physical distancing di Pandaan ini. Terlihat, masyarakat dan pelaku usaha di sepanjang jalan A. Yani dan R.A. Kartini patuh dengan anjuran dari pemerintah, demi kebaikan bersama,” tutur Adistia, 21, warga Kelurahan Jogosari.

Saat ruas jalan raya steril dari pejalan kaki dan pengendara, Polres Pasuruan mengerahkan water cannon untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

Sekitar pukul 14.00, batas akhir pemberlakuan physical distancing berakhir. Ruas jalan setempat pun kembali dibuka untuk umum. Begitu juga pusat perbelanjaan dan toko, serta warung berada di tepi jalan kembali buka atau beroperasi.

“Jika sebelumnya dua pekan terakhir physical distancing-nya malam hari, sekarang kami coba mulai pagi hingga siang hari khusus hari Minggu. Berikutnya, akan dievaluasi lagi. Ini demi kebaikan bersama untuk memutus rantai penularan dan penyebaran virus korona,” ujar Plt Camat Pandaan, Eko Purnomo. (zal/mie)