alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Embung Kertosari Panen Sampah, Penuh Eceng Gondok

PURWOSARI, Radar Bromo – Embung Kertosari di Dusun Gunungsari, Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, kembali mendapat kiriman sampah dari hulu. Paling banyak berupa eceng gondok dan sampah plastik.

Agar tidak menyumbat aliran air dan menumpuk di bibir embung, kemarin sampah itu mulai dibersihkan. Juru pelihara embung seluas 2,5 hektare itu membersihkannya dengan dibantu sejumlah warga sekitar embung.

KOTOR: Sebagian besar sampah yang dibersihkan Samsuri adalah eceng gondok. (Foto: Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

“Awal Desember tahun kemarin pernah ada kiriman sampah dan eceng gondok dari hulu. Sekarang ada lagi. Biar tidak menumpuk dan menyumbat, kami bersihkan secara manual,” ujar Juru Pelihara Embung Kertosari Samsuri.

Sampah rumah tangga dan eceng gondok yang menumpuk di bibir embung, menurut Samsuri, harus segera dibersihkan. Sampah itu dievakuasi ke permukaan dan kemudian dibuang ke tempat pembuangan sampah terdekat. Semua itu dilakukan agar tidak mengganggu fungsi embung. Keberadaan embung ini sangat penting. Salah satunya untuk mengairi lahan pertanian di sekitarnya yang mencapai sekitar 37 hektare.

Samsuri mengatakan, sampah berupa eceng gondok dan plastik itu merupakan kiriman dari daerah hulu. Seperti, dari daerah Lawang, Kabupaten Malang dan Purwodadi. “Kepedulian terhadap sampah itu sendiri masih sangat minim sekali. Seharusnya dibuang ke tempat sampah, bukan ke sungai yang ujung-ujungnya terhenti di embung,” ujarnya. (zal/rud/fun)

PURWOSARI, Radar Bromo – Embung Kertosari di Dusun Gunungsari, Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, kembali mendapat kiriman sampah dari hulu. Paling banyak berupa eceng gondok dan sampah plastik.

Agar tidak menyumbat aliran air dan menumpuk di bibir embung, kemarin sampah itu mulai dibersihkan. Juru pelihara embung seluas 2,5 hektare itu membersihkannya dengan dibantu sejumlah warga sekitar embung.

KOTOR: Sebagian besar sampah yang dibersihkan Samsuri adalah eceng gondok. (Foto: Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

“Awal Desember tahun kemarin pernah ada kiriman sampah dan eceng gondok dari hulu. Sekarang ada lagi. Biar tidak menumpuk dan menyumbat, kami bersihkan secara manual,” ujar Juru Pelihara Embung Kertosari Samsuri.

Sampah rumah tangga dan eceng gondok yang menumpuk di bibir embung, menurut Samsuri, harus segera dibersihkan. Sampah itu dievakuasi ke permukaan dan kemudian dibuang ke tempat pembuangan sampah terdekat. Semua itu dilakukan agar tidak mengganggu fungsi embung. Keberadaan embung ini sangat penting. Salah satunya untuk mengairi lahan pertanian di sekitarnya yang mencapai sekitar 37 hektare.

Samsuri mengatakan, sampah berupa eceng gondok dan plastik itu merupakan kiriman dari daerah hulu. Seperti, dari daerah Lawang, Kabupaten Malang dan Purwodadi. “Kepedulian terhadap sampah itu sendiri masih sangat minim sekali. Seharusnya dibuang ke tempat sampah, bukan ke sungai yang ujung-ujungnya terhenti di embung,” ujarnya. (zal/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/