alexametrics
25C
Probolinggo
Sunday, 17 January 2021

Wabup Mujib Imron: TPA Wonokerto Diproyeksi Januari 2021 Berfungsi

BANGIL, Radar Bromo– Pemkab Pasuruan memproyeksikan agar TPA Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, bisa difungsikan dalam waktu dekat.Setidaknya, sudah bisa dimanfaatkan pada awal tahun 2021.

Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron menyebut, Kabupaten Pasuruan sangat membutuhkan tempat penampungan dan pengolahan sampah yang memadai. Karena itu, dia berharap TPA Wonokerto bisa segera digunakan.

“Paling tidak, bulan Januari sudah bisa dimanfaatkan,” kata Gus Mujib sapaannya saat meninjau TPA Wonokerto, Kamis (3/12).

Menurut Gus Mujib, peninjauan yang dilakukannya untuk memantau sejauh mana perkembangan pembangunan TPA Wonokerto. Di samping juga, untuk memastikan kualitas pembangunannya. Karena jangan sampai, proyek strategis Pemkab Pasuruan itu dikerjakan asal-asalan.

Secara keseluruhan, kata Gus Mujib, pembangunan TPA Wonokerto sudah terealisasi 99 persen. Artinya, pembangunan TPA Wonokerto hampir selesai.

Tinggal menuntaskan kekurangan pembangunan di beberapa titik. Di samping juga, menyiapkan SDM untuk pengoperasian layanan di TPA Wonokerto.

“Pembangunannya sudah tahap finishing. Tinggal sebagian kecil yang harus diselesaikan,” bebernya.

Keberadaan TPA Wonokerto sendiri, sangat dibutuhkan untuk menampung sampah di Kabupaten Pasuruan. Sebab, kondisi TPA Kenep saat ini sudah overkapasitas.

Di sisi lain, produksi sampah di Kabupaten Pasuruan, terbilang tinggi. Sehari bisa mencapai 65 ton. “Bayangkan kalau sebulan. Sudah berapa sampah yang bisa diproduksi. Sementara, kemampuan TPA Kenep terbatas,” sambungnya.

Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Heru Ferianto menguraikan, pembangunan TPA Wonokerto belum bisa difungsikan saat ini. Karena harus menunggu penyerahan proyek dari pihak pelaksana. “Dalam waktu dekat sudah penyerahan tahap pertama,” timpal dia.

Disampaikan Heru, “umur” TPA Wonokerto bisa bertahan antara 5 sampai 10 tahun dalam menampung sampah. Usia tersebut bisa diperpanjang dengan menambah sel serta pengolahan sampah-sampah yang ada.

“Kami sedang mencoba menjalin kerja sama dengan pihak ketiga untuk pengolahan sampah tersebut. Sehingga, sampah yang ada bisa diolah menjadi briket. Dengan begitu, usia TPA Wonokerto bisa lebih panjang,” jelasnya. (one/hn/fun)

 

MOST READ

BERITA TERBARU