alexametrics
27 C
Probolinggo
Sunday, 16 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Disperindag Naikkan Target Sewa Ruko dan Kios di Pasar Pandaan

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PANDAAN, Radar Bromo – Pusat pertokoan di Terminal Pandaan belum mampu mencapai target pendapatan asli daerah (PAD). Sejak 2013 sampai 2020, ruko dan kios di terminal tersebut hanya mampu menyumbang Rp 750 juta per tahun. Padahal, jumlahnya mencapai 90 unit ruko dan kios.

Sebelum 2013, kawasan perdagangan itu dikelola pihak swasta. Hampir 21 tahun sejak awal dibangun. Sejak 2013, ruko itu diambil alih dan dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan.

Sumbangan PAD Rp 750 juta merupakan PAD selama 2013 sampai 2020. Padahal, targetnya Rp 1 miliar. ”Dananya setor ke kas daerah,” kata Kasi Ketenteraman dan Penertiban Disperindag Kabupaten Pasuruan Aviv Ariestya.

Dia menegaskan, nilai sewa itu harus dibayar oleh penyewa ruko. Nilainya ditentukan sesuai hasil tim apraisal. Jika menunggak, disperindag akan menegur. Kalau perlu, bertindak tegas.

Mengapa pendapatan tidak mencapai target Rp 1 miliar? Aviv menjelaskan, itu terjadi karena hanya 60 persen di antara 90 unit ruko yang ditempati penyewa. ”Sisanya kosong,” ujarnya.

Disperindag tahun ini menargetkan Rp 1 miliar per tahun. Naik Rp 250 juta dari target tahun sebelumnya Rp 750 juta. ”Mudah-mudahan tahun ini terpenuhi,” katanya. (zal/far)

Mobile_AP_Rectangle 1

PANDAAN, Radar Bromo – Pusat pertokoan di Terminal Pandaan belum mampu mencapai target pendapatan asli daerah (PAD). Sejak 2013 sampai 2020, ruko dan kios di terminal tersebut hanya mampu menyumbang Rp 750 juta per tahun. Padahal, jumlahnya mencapai 90 unit ruko dan kios.

Sebelum 2013, kawasan perdagangan itu dikelola pihak swasta. Hampir 21 tahun sejak awal dibangun. Sejak 2013, ruko itu diambil alih dan dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan.

Sumbangan PAD Rp 750 juta merupakan PAD selama 2013 sampai 2020. Padahal, targetnya Rp 1 miliar. ”Dananya setor ke kas daerah,” kata Kasi Ketenteraman dan Penertiban Disperindag Kabupaten Pasuruan Aviv Ariestya.

Mobile_AP_Half Page

Dia menegaskan, nilai sewa itu harus dibayar oleh penyewa ruko. Nilainya ditentukan sesuai hasil tim apraisal. Jika menunggak, disperindag akan menegur. Kalau perlu, bertindak tegas.

Mengapa pendapatan tidak mencapai target Rp 1 miliar? Aviv menjelaskan, itu terjadi karena hanya 60 persen di antara 90 unit ruko yang ditempati penyewa. ”Sisanya kosong,” ujarnya.

Disperindag tahun ini menargetkan Rp 1 miliar per tahun. Naik Rp 250 juta dari target tahun sebelumnya Rp 750 juta. ”Mudah-mudahan tahun ini terpenuhi,” katanya. (zal/far)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2