alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Friday, 1 July 2022

Truk Batu Bara Jalan Mundur lalu Masuk Parit di Tol Gempol-Pandaan  

GEMPOL, Radar BromoPerjalanan Seger, 42 mengirim batu bara dari Surabaya ke pabrik tekstil di Pandaan, Kabupaten Pasuruan berujung tragedi. Truk yang dikemudikannya hilang kendali dan nyemplung parit di tepi jalan tol Gempol-Pandaan.

Kecelakaan itu terjadi Sabtu malam (3/4). Truk melaju dari arah Surabaya ke arah Pandaan. Saat sampai di KM 52 jalur B, kecelakaan tunggal itu terjadi.

“Dump truknya dari Surabaya mau kirim batu bara ke pabrik tekstil di Pandaan. Sesampainya di TKP posisi jalan agak sedikit naik ternyata tak kuat. Lalu jalan mundur, nabrak guardrail kemudian nyemplung ke parit,” terang manager operasional PT. Jasamarga Pandaan Tol Sumantri.

Sesaat setelah kejadian, sopir dump truck berhasil keluar dari ruang kemudi. Ia tidak mengalami luka-luka serius. Sementara truknya alami sejumlah kerusakan.

“Pengakuan sopirnya, remnya mengalami trouble. Saat jalan mundur, tak berfungsi maksimal. Sehingga, menabrak guardrail dan tidak bisa menghindarinya. Selain itu, juga karena kurang hati-hati,” katanya.

Sampai Minggu siang (4/3) dump truck masih terlihat masih berada di lokasi. Proses evakuasi belum dilakukan. “Evakuasi kendaraannya harus menggunakan crane, diagendakan Minggu (4/3) malam sampai dengan selesai. Termasuk juga mengevakuasi pula muatannya yang tumpah,” jelas Mantri. (zal/mie)

GEMPOL, Radar BromoPerjalanan Seger, 42 mengirim batu bara dari Surabaya ke pabrik tekstil di Pandaan, Kabupaten Pasuruan berujung tragedi. Truk yang dikemudikannya hilang kendali dan nyemplung parit di tepi jalan tol Gempol-Pandaan.

Kecelakaan itu terjadi Sabtu malam (3/4). Truk melaju dari arah Surabaya ke arah Pandaan. Saat sampai di KM 52 jalur B, kecelakaan tunggal itu terjadi.

“Dump truknya dari Surabaya mau kirim batu bara ke pabrik tekstil di Pandaan. Sesampainya di TKP posisi jalan agak sedikit naik ternyata tak kuat. Lalu jalan mundur, nabrak guardrail kemudian nyemplung ke parit,” terang manager operasional PT. Jasamarga Pandaan Tol Sumantri.

Sesaat setelah kejadian, sopir dump truck berhasil keluar dari ruang kemudi. Ia tidak mengalami luka-luka serius. Sementara truknya alami sejumlah kerusakan.

“Pengakuan sopirnya, remnya mengalami trouble. Saat jalan mundur, tak berfungsi maksimal. Sehingga, menabrak guardrail dan tidak bisa menghindarinya. Selain itu, juga karena kurang hati-hati,” katanya.

Sampai Minggu siang (4/3) dump truck masih terlihat masih berada di lokasi. Proses evakuasi belum dilakukan. “Evakuasi kendaraannya harus menggunakan crane, diagendakan Minggu (4/3) malam sampai dengan selesai. Termasuk juga mengevakuasi pula muatannya yang tumpah,” jelas Mantri. (zal/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/