alexametrics
29C
Probolinggo
Friday, 23 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Berlakukan E-Ticketing di Kakek Bodo-Putuk Truno

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PRIGEN, Radar Bromo – Pandemi Covid membawa kebiasaan baru. Kontak langsung dengan orang lain berupaya diminimalisasi. Sejumlah tempat wisata pun mulai beradaptasi.

Wisata Air Terjun Putuk Truno dan Air Terjun Kakek Bodo misalnya. Mulai pekan ini diterapkan e-ticketing atau tiket elektronik untuk berkunjung ke tempat wisata yang dikelola Perhutani itu.

E-ticketing itu berbasis pembayaran nontunai. Bisa menggunakan kartu ATM, E-Toll, serta jenisnya. “Selama ini pengunjung yang masuk ke dalam, masuk transaksi di loket dengan transaksi tunai dapat karcis. Sekarang tidak lagi, tapi ganti e-ticketing dapat gelang ber-barcode pengganti karcis. Ini kerja sama dengan pihak kedua,” jelas Furqon Mudzakir, manajer klaster Perhutani wilayah Tretes, Prigen.

Menurutnya, pemberlakuan e-ticketing itu untuk menghindari transaksi kontak langsung. “Ini untuk menghindari kontak langsung bersamaan adanya pandemi korona. Kami juga tetap menerapkan prokes (protokol kesehatan) ketat,” ujarnya.

Selama pandemi, rata-rata harian pengunjung yang masuk ke Kakek Bodo dan Putuk Truno, sekitar 40-50 orang per hari. Sementara saat weekend, maksimal hingga 100 orang.

Wisatawan yang datang itu dari berbagai daerah di sekitaran Jatim. “Pembatasan pengunjung kami batasi maksimal hingga 50 persen, dari kapasitas yang ada. Selama pandemi ini, persentasenya masih di bawah 50 persen,” tuturnya. (zal/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

PRIGEN, Radar Bromo – Pandemi Covid membawa kebiasaan baru. Kontak langsung dengan orang lain berupaya diminimalisasi. Sejumlah tempat wisata pun mulai beradaptasi.

Wisata Air Terjun Putuk Truno dan Air Terjun Kakek Bodo misalnya. Mulai pekan ini diterapkan e-ticketing atau tiket elektronik untuk berkunjung ke tempat wisata yang dikelola Perhutani itu.

E-ticketing itu berbasis pembayaran nontunai. Bisa menggunakan kartu ATM, E-Toll, serta jenisnya. “Selama ini pengunjung yang masuk ke dalam, masuk transaksi di loket dengan transaksi tunai dapat karcis. Sekarang tidak lagi, tapi ganti e-ticketing dapat gelang ber-barcode pengganti karcis. Ini kerja sama dengan pihak kedua,” jelas Furqon Mudzakir, manajer klaster Perhutani wilayah Tretes, Prigen.

Mobile_AP_Half Page

Menurutnya, pemberlakuan e-ticketing itu untuk menghindari transaksi kontak langsung. “Ini untuk menghindari kontak langsung bersamaan adanya pandemi korona. Kami juga tetap menerapkan prokes (protokol kesehatan) ketat,” ujarnya.

Selama pandemi, rata-rata harian pengunjung yang masuk ke Kakek Bodo dan Putuk Truno, sekitar 40-50 orang per hari. Sementara saat weekend, maksimal hingga 100 orang.

Wisatawan yang datang itu dari berbagai daerah di sekitaran Jatim. “Pembatasan pengunjung kami batasi maksimal hingga 50 persen, dari kapasitas yang ada. Selama pandemi ini, persentasenya masih di bawah 50 persen,” tuturnya. (zal/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2