alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Jenazah Nenek yang Terseret Banjir Gempol Ditemukan, Cucunya Belum

GEMPOL, Radar Bromo­– Banjir Kepulungan di Gempol membawa korban duka. Dua warga desa setempat yang berstatus nenek dan cucu, hilang. Satu diantara korban akhirnya berhasil ditemukan, namun dalam kondisi tak bernyawa. Sementara sang cucu, sampai berita ini diturunkan, masih dalam proses pencarian.

Korban yang ditemukan tersebut adalah Sri Susminanti, 60. Dia ditemukan meninggal dengan kondisi terlentang, dan jenazahnya nyangkut diantara sampah pepohonan yang ada di kali Kambeng. Jaraknya, sekitar 500 meter dari lokasi korban terseret arus.

Informasi yang diperoleh radarbromo. jawapos.com, jenazah Sri Susminanti ditemukan sekitar pukul 04.45, atau setelah subuh. Saat itu warga Dusun Betas, Desa Kepulungan yang berhasil menemukannya.

“Sejak Rabu (3/2) malam warga desa Kepulungan dan desa tetangga, melakukan pencarian dengan menyisiri sungai. Sekitar pukul 05.00 kurang, jenazah berhasil ditemukan. Tapi cucunya belum,” beber Ilyas, 55, warga Desa Kepulungan.

Setelah ditemukan, jenazah dievakuasi ke balai Desa Kepulungan. Jenazah sempat hendak dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi. Namun saat itu keluarga yang sudah berdatangan, enggan dan keberatan. Keluarga meminta jenazah untuk segera dibawa pulang dan tidak usah diotopsi.

SETENGAH KILOMETER: Jenazah Sri Susminanti ditemukan 500 meter dari lokasi awal dia terseret arus banjir. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Aats permintaan keluarga, jenazah akhirnya dibawa ke rumah duka. Begitu tiba, jenazah langsung disucikan. Kamis (4/2) pagi itu juga, jenazah langsung dimakamkan.

Dari pantauan radarbromo. jawapos.com, warga tetap melakukan pencarian terhadap satu korban. Pencarian dibantu pesonel BPBD, TNI, Polri hingga relawan bencana.

Seperti  diberitakan sebelumnya, banjir kembali menerjang Pasuruan. Di Desa Kepulungan, banjir bahkan merusak 8 rumah warga di Dusun Dua, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol. Saat banjir menerjang kawasan ini, dua warga yakni Sri Susminanti bersama cucunya, terseret banjir.

Warga menilai, banjir yang diakibatkan meluapnya kali Kambeng, adalah banjir bandang. Sebab banjir begitu besar hingga arus sungai merusakkan rumah. (ube/fun)

 

GEMPOL, Radar Bromo­– Banjir Kepulungan di Gempol membawa korban duka. Dua warga desa setempat yang berstatus nenek dan cucu, hilang. Satu diantara korban akhirnya berhasil ditemukan, namun dalam kondisi tak bernyawa. Sementara sang cucu, sampai berita ini diturunkan, masih dalam proses pencarian.

Korban yang ditemukan tersebut adalah Sri Susminanti, 60. Dia ditemukan meninggal dengan kondisi terlentang, dan jenazahnya nyangkut diantara sampah pepohonan yang ada di kali Kambeng. Jaraknya, sekitar 500 meter dari lokasi korban terseret arus.

Informasi yang diperoleh radarbromo. jawapos.com, jenazah Sri Susminanti ditemukan sekitar pukul 04.45, atau setelah subuh. Saat itu warga Dusun Betas, Desa Kepulungan yang berhasil menemukannya.

“Sejak Rabu (3/2) malam warga desa Kepulungan dan desa tetangga, melakukan pencarian dengan menyisiri sungai. Sekitar pukul 05.00 kurang, jenazah berhasil ditemukan. Tapi cucunya belum,” beber Ilyas, 55, warga Desa Kepulungan.

Setelah ditemukan, jenazah dievakuasi ke balai Desa Kepulungan. Jenazah sempat hendak dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi. Namun saat itu keluarga yang sudah berdatangan, enggan dan keberatan. Keluarga meminta jenazah untuk segera dibawa pulang dan tidak usah diotopsi.

SETENGAH KILOMETER: Jenazah Sri Susminanti ditemukan 500 meter dari lokasi awal dia terseret arus banjir. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Aats permintaan keluarga, jenazah akhirnya dibawa ke rumah duka. Begitu tiba, jenazah langsung disucikan. Kamis (4/2) pagi itu juga, jenazah langsung dimakamkan.

Dari pantauan radarbromo. jawapos.com, warga tetap melakukan pencarian terhadap satu korban. Pencarian dibantu pesonel BPBD, TNI, Polri hingga relawan bencana.

Seperti  diberitakan sebelumnya, banjir kembali menerjang Pasuruan. Di Desa Kepulungan, banjir bahkan merusak 8 rumah warga di Dusun Dua, Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol. Saat banjir menerjang kawasan ini, dua warga yakni Sri Susminanti bersama cucunya, terseret banjir.

Warga menilai, banjir yang diakibatkan meluapnya kali Kambeng, adalah banjir bandang. Sebab banjir begitu besar hingga arus sungai merusakkan rumah. (ube/fun)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/