alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Awas! Dua Titik Jalan di Wonosunyo Gempol Longsor

GEMPOL, Radar Bromo – Hati-hati pengguna jalan yang melewati Jalan Jeruk Purut menuju Wonosunyo. Rawan terperosok ke jurang. Sebab, di jalan yang masuk Kecamatan Gempol itu, ada plengsengan yang longsor. Dua titik sekaligus.

Longsor itu terjadi di kawasan Jalan Dusun Belahan Jowo, Desa Wonosunyo. Posisinya di sisi barat jalan. Jaraknya juga berdekatan. Masing-masing titik plengsengan longsor sedalam sekitar 7 meter, panjang 1,5 meter, dan lebar 1 meter.

”Kendaraan yang lewat tidak boleh terlalu menepi ke barat. Kalau tidak, akan terperosok masuk jurang,” terang Bhabinkamtibmas Polsek Gempol Aiptu Sukis.

Sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Wonosunyo, Aiptu Sukis mendengar informasi itu dari warga. Kemudian, langsung mendatangi lokasi dan memeriksa kondisinya Minggu pagi (2/1).

Menurut dia, longsor terjadi akibat tanah tergerus air hujan. Ini bukan kali pertama. Tahun lalu pernah terjadi longsor dan diperbaiki secara darurat oleh warga. Mereka bergotong royong secara swadaya. Ternyata di lokasi yang sama sekarang longsor lagi.

”Sudah perlu diperbaiki secara permanen oleh instansi terkait,” ujarnya.

GEMPOL, Radar Bromo – Hati-hati pengguna jalan yang melewati Jalan Jeruk Purut menuju Wonosunyo. Rawan terperosok ke jurang. Sebab, di jalan yang masuk Kecamatan Gempol itu, ada plengsengan yang longsor. Dua titik sekaligus.

Longsor itu terjadi di kawasan Jalan Dusun Belahan Jowo, Desa Wonosunyo. Posisinya di sisi barat jalan. Jaraknya juga berdekatan. Masing-masing titik plengsengan longsor sedalam sekitar 7 meter, panjang 1,5 meter, dan lebar 1 meter.

”Kendaraan yang lewat tidak boleh terlalu menepi ke barat. Kalau tidak, akan terperosok masuk jurang,” terang Bhabinkamtibmas Polsek Gempol Aiptu Sukis.

Sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Wonosunyo, Aiptu Sukis mendengar informasi itu dari warga. Kemudian, langsung mendatangi lokasi dan memeriksa kondisinya Minggu pagi (2/1).

Menurut dia, longsor terjadi akibat tanah tergerus air hujan. Ini bukan kali pertama. Tahun lalu pernah terjadi longsor dan diperbaiki secara darurat oleh warga. Mereka bergotong royong secara swadaya. Ternyata di lokasi yang sama sekarang longsor lagi.

”Sudah perlu diperbaiki secara permanen oleh instansi terkait,” ujarnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/