alexametrics
25C
Probolinggo
Tuesday, 20 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Gencarkan Bersih-Bersih – Gelontor Air Bersih di Kali Wangi

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PANDAAN, Radar Bromo – Saat kemarau, di Kali Wangi yang melintas di Desa Sumberejo, Nogosari dan Kemirisewu, Kecamatan Pandaan kerap tercium aroma tak sedap. Untuk meminimalisirnya, Jumat (2/10), puluhan orang bersih-bersih sampah sungai setempat.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sejumlah karyawan pabrik dan warga gotong royong membersihkan sungai setempat. “Sengaja ini kami lakukan untuk meminimalisir bau di Kali Wangi. Pada akhir September lalu, sempat ada laporan masuk ke kami. Yakni warga dua kali mengeluhkan bau dari sungai ini,” ungkap kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan Heru Farianto.

Dalam gotong royong bersih sungai kemarin, warga banyak menemukan limbah dari rumah tangga. Fokus bersih-bersih itu pada bagian hulu di tiga desa Kecamatan Pandaan.

“Setelah ini, tiap pekannya akan digelontor air bersih dan dibuang langsung ke sungai dilakukan oleh sekitar 20 pabrik, tentunya terus dipantau hingga selesai musim kemarau. Atau efektif hingga 2-3 bulan kedepan,” kata Heru.

Meski sempat ada laporan dua kali terkait Kali Wangi yang mengeluarkan bau tak sedap, pada akhir September lalu, sejauh ini disebutkan Heru, dari hasil survei dan pengamatan petugas di lapangan, kondisi sungai setempat masih wajar.

Selain itu, untuk limbah cair yang dibuang ke Kali Wangi dari perusahaan juga disebutkan memenuhi baku mutu.“Pantauan kami untuk saat ini aman. Mudah-mudahan seterusnya aman,” harapnya.

Sementara itu, perwakilan perusahaan menyambut baik acara bersih-bersih sungai itu. “Menjaga kelestarian lingkungan, termasuk Kali Wangi adalah tugas bersama. Termasuk kami di perusahaan. Pasti akan kami ikuti anjuran dari DLH. Tiap pekan di hari Jumat gelontor air bersih dari masing-masing pabrik sekitar 5 persen,” terang Juju Jumhana, perwakilan dari salah satu perusahaan. (zal/mie)

Mobile_AP_Rectangle 1

PANDAAN, Radar Bromo – Saat kemarau, di Kali Wangi yang melintas di Desa Sumberejo, Nogosari dan Kemirisewu, Kecamatan Pandaan kerap tercium aroma tak sedap. Untuk meminimalisirnya, Jumat (2/10), puluhan orang bersih-bersih sampah sungai setempat.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sejumlah karyawan pabrik dan warga gotong royong membersihkan sungai setempat. “Sengaja ini kami lakukan untuk meminimalisir bau di Kali Wangi. Pada akhir September lalu, sempat ada laporan masuk ke kami. Yakni warga dua kali mengeluhkan bau dari sungai ini,” ungkap kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan Heru Farianto.

Dalam gotong royong bersih sungai kemarin, warga banyak menemukan limbah dari rumah tangga. Fokus bersih-bersih itu pada bagian hulu di tiga desa Kecamatan Pandaan.

Mobile_AP_Half Page

“Setelah ini, tiap pekannya akan digelontor air bersih dan dibuang langsung ke sungai dilakukan oleh sekitar 20 pabrik, tentunya terus dipantau hingga selesai musim kemarau. Atau efektif hingga 2-3 bulan kedepan,” kata Heru.

Meski sempat ada laporan dua kali terkait Kali Wangi yang mengeluarkan bau tak sedap, pada akhir September lalu, sejauh ini disebutkan Heru, dari hasil survei dan pengamatan petugas di lapangan, kondisi sungai setempat masih wajar.

Selain itu, untuk limbah cair yang dibuang ke Kali Wangi dari perusahaan juga disebutkan memenuhi baku mutu.“Pantauan kami untuk saat ini aman. Mudah-mudahan seterusnya aman,” harapnya.

Sementara itu, perwakilan perusahaan menyambut baik acara bersih-bersih sungai itu. “Menjaga kelestarian lingkungan, termasuk Kali Wangi adalah tugas bersama. Termasuk kami di perusahaan. Pasti akan kami ikuti anjuran dari DLH. Tiap pekan di hari Jumat gelontor air bersih dari masing-masing pabrik sekitar 5 persen,” terang Juju Jumhana, perwakilan dari salah satu perusahaan. (zal/mie)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2