alexametrics
27.4 C
Probolinggo
Monday, 15 August 2022

Cuaca Ekstrem, Pendaki Gunung Arjuno-Welirang Turun

PRIGEN, Radar BromoCuaca dingin, bahkan terkadang ekstrem, terjadi beberapa pekan terakhir. Kondisi bediding itu sering dirasakan pada pagi dan malam hari sejak pergantian musim. Kondisi itu berimbas pada pendakian di Gunung Arjuno dan Welirang.

Jumlah pendaki yang melakukan pendakian ke dua puncak gunung tersebut berkurang atau turun. Kepala UPT Taman Hutan Rakyat (Tahura) R. Soerjo Ahmad Wahyudi mengatakan, sebelum cuaca bediding, pada malam hingga pagi hari, suhu udara di puncak Gunung Arjuno dan Welirang antara 12-15 derajat Celsius. Kini, masuk cuaca bediding, suhu di kedua gunung ini bisa di bawah 10 derajat Celsius.

”Secara umum, cuacanya kondusif. Tapi, dinginnya lebih ekstrem daripada sebelum-sebelumnya,” ujar Ahmad.

Dampaknya, jumlah pendaki berkurang. Saat weekday maksimal 30 orang dan weekend mentok hingga 150 orang. Di luar musim bediding, weekday bisa lebih dar 50 orang. Weekend bisa tembus hingga 300. (zal/far)

PRIGEN, Radar BromoCuaca dingin, bahkan terkadang ekstrem, terjadi beberapa pekan terakhir. Kondisi bediding itu sering dirasakan pada pagi dan malam hari sejak pergantian musim. Kondisi itu berimbas pada pendakian di Gunung Arjuno dan Welirang.

Jumlah pendaki yang melakukan pendakian ke dua puncak gunung tersebut berkurang atau turun. Kepala UPT Taman Hutan Rakyat (Tahura) R. Soerjo Ahmad Wahyudi mengatakan, sebelum cuaca bediding, pada malam hingga pagi hari, suhu udara di puncak Gunung Arjuno dan Welirang antara 12-15 derajat Celsius. Kini, masuk cuaca bediding, suhu di kedua gunung ini bisa di bawah 10 derajat Celsius.

”Secara umum, cuacanya kondusif. Tapi, dinginnya lebih ekstrem daripada sebelum-sebelumnya,” ujar Ahmad.

Dampaknya, jumlah pendaki berkurang. Saat weekday maksimal 30 orang dan weekend mentok hingga 150 orang. Di luar musim bediding, weekday bisa lebih dar 50 orang. Weekend bisa tembus hingga 300. (zal/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/