alexametrics
24.5 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan di Kalipucang Ditanami Pisang

TUTUR, Radar Bromo – Parahnya kerusakan jalan di Dusun Jelak, Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, membuat kesabaran warga memuncak. Jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Kalipucang dengan Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, itu ditanami batang pisang.

Sebelumnya, jalan ini beraspal. Namun kini sebagian besar telah berlubang dan berganti menjadi jalan makadam. Kesal dengan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki, sejumlah warga menanami jalan ini batang pisang, Senin (1/2). Pisang itu ditanam di tengah-tengah jalan.

“Sudah lama jalan kabupaten di dusun kami ini rusak. Hampir tidak bisa dilewati karena aspalnya berganti makadam. Karena tak kunjung diperbaiki, akhirnya ditanami pohon pisang. Ini sebagai bentuk protes warga,” ujar warga setempat, Tariman, 40.

Karena kondisi jalan rusak parah, menurut Tariman, selama ini sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Terutama pengendara motor. Baik mereka yang hendak bepergian ke pasar maupun ke kebun. “Jalan ini penting sekali bagi warga. Masak dibiarkan terus-terusan seperti ini. Kami berharap dilakukan perbaikan di sepanjang ruas jalan yang rusak parah,” katanya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Pasuruan Eko Bagus Wicaksono mengatakan, ruas jalan kabupaten di Dusun Jelak, Desa Kalipucang, ini sudah pernah dilakukan pemeliharaan pada 2018. Saat itu anggarannya dialokasikan dari APBD.

“Untuk anggaran tahun ini tidak dianggarkan pemeliharan atau peningkatan jalan kabupaten di Jelak, Kalipucang. Karena keterbatasan anggaran. Nanti bisa diusulkan melalui Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) 2022,” ujarnya. (zal/rud/fun)

TUTUR, Radar Bromo – Parahnya kerusakan jalan di Dusun Jelak, Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, membuat kesabaran warga memuncak. Jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Kalipucang dengan Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, itu ditanami batang pisang.

Sebelumnya, jalan ini beraspal. Namun kini sebagian besar telah berlubang dan berganti menjadi jalan makadam. Kesal dengan kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki, sejumlah warga menanami jalan ini batang pisang, Senin (1/2). Pisang itu ditanam di tengah-tengah jalan.

“Sudah lama jalan kabupaten di dusun kami ini rusak. Hampir tidak bisa dilewati karena aspalnya berganti makadam. Karena tak kunjung diperbaiki, akhirnya ditanami pohon pisang. Ini sebagai bentuk protes warga,” ujar warga setempat, Tariman, 40.

Karena kondisi jalan rusak parah, menurut Tariman, selama ini sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Terutama pengendara motor. Baik mereka yang hendak bepergian ke pasar maupun ke kebun. “Jalan ini penting sekali bagi warga. Masak dibiarkan terus-terusan seperti ini. Kami berharap dilakukan perbaikan di sepanjang ruas jalan yang rusak parah,” katanya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Pasuruan Eko Bagus Wicaksono mengatakan, ruas jalan kabupaten di Dusun Jelak, Desa Kalipucang, ini sudah pernah dilakukan pemeliharaan pada 2018. Saat itu anggarannya dialokasikan dari APBD.

“Untuk anggaran tahun ini tidak dianggarkan pemeliharan atau peningkatan jalan kabupaten di Jelak, Kalipucang. Karena keterbatasan anggaran. Nanti bisa diusulkan melalui Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) 2022,” ujarnya. (zal/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/