Penumpang Bus di Terminal Pandaan Turun 15 Persen

PANDAAN, Radar Bromo – Merebaknya virus korona saat ini juga berdampak pada volume penumpang bus di Terminal Tipe A Pandaan. Terpantau ada penurunan penumpang bus hingga sekitar 15 persen.

“Untuk penumpang bus memang terjadi penurunan hingga 15 persen. Ini, terlihat dalam pantauan kami selama dua pekan terakhir, sejak Senin (16/3),” terang Kepala Terminal Tipe A Pandaan Kriswantoro.

Sebelum merebaknya virus korona, ia menyebutkan untuk penumpang bus yang datang sekitar 400 orang. Sementara yang berangkat sekitar 500 orang. Kini, untuk yang datang maksimal sekitar 300 orang. Sedangkan yang berangkat hanya 400 orang saja. “Baik yang datang maupun berangkat untuk penumpang busnya via terminal ini sama-sama mengalami penurunan,” ujarnya.

Kondisi itu disebutkan wajar. Sebab, dialami dan terjadi pula di terminal lain. Baik di bawah naungan dan pengelolaan pemerintahan daerah maupun pusat.

“Untuk penumpang berangkat dan datang, dominasi dari kalangan pekerja karyawan swasta. Lainnya minim sekali. Dan pantauan kami para penumpang busnya terlihat semuanya pakai masker,” jelasnya.

Sementara itu, di Terminal Pandaan juga disebutkan belum terpantau gelombang mudik dini. “Gelombang mudik dini belum ada. Saat ini memang dilarang oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Untuk penumpang bus yang datang maupun berangkat via terminal ini, ia katakan tiap harinya selama dua pekan terakhir merupakan penumpang bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Dengan sasaran atau tujuan dari Pandaan ke Malang dan Surabaya, serta sebaliknya.

“Tren penumpang bus yang cenderung menurun ini, sesuai dengan anjuran pemerintah untuk di rumah saja. Sekaligus penerapan social distancing. Meskipun Lebaran masih kurang dua bulan lagi, pemantauan terus dilakukan sejak sekarang,” jelasnya. (zal/mie)