alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 16 May 2022

Warga Gempol Bersih-Bersih Kali Langganan Banjir

GEMPOL, Radar Bromo – Sebagian wilayah Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menjadi langganan banjir saat musim hujan. Di antaranya, Desa Gempol, Kejapanan, serta Legok. Tiga desa tersebut selama ini sering tergenang air.

Selasa (1/3), Forkompimka Gempol bersama instansi terkait, pemdes, dan warga melakukan bersih-bersih sampah di Kali Kebonsari, Desa Legok. Sebuah alat berat diturunkan.

”Ini kami lakukan karena banyak sampah yang nyangkut di Kali Kebonsari,” beber Camat Gempol Taufiqul Ghony.

Pembersihan sekaligus evakuasi sampah dari Anak Sungai Wrati itu difokuskan di enam titik. Empat titik di Desa Legok, dua titik lainnya di Desa Gempol.

”Khusus di bundaran bawah tol Gempol–Kejapanan digunakan alat berat. Di lokasi lainnya menggunakan cara manual, tenaga manusia,” ungkapnya.

Selain kerja bakti bersih-bersih, ada koordinasi bersama instansi terkait. Baik dengan OPD Pemkab Pasuruan maupun Pemprov Jatim. ”Penanganan jangka panjang tetap ada. Ada program dan perencanaan dari pemkab, pemprov, dan pusat,” tambah Ghony.

GEMPOL, Radar Bromo – Sebagian wilayah Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menjadi langganan banjir saat musim hujan. Di antaranya, Desa Gempol, Kejapanan, serta Legok. Tiga desa tersebut selama ini sering tergenang air.

Selasa (1/3), Forkompimka Gempol bersama instansi terkait, pemdes, dan warga melakukan bersih-bersih sampah di Kali Kebonsari, Desa Legok. Sebuah alat berat diturunkan.

”Ini kami lakukan karena banyak sampah yang nyangkut di Kali Kebonsari,” beber Camat Gempol Taufiqul Ghony.

Pembersihan sekaligus evakuasi sampah dari Anak Sungai Wrati itu difokuskan di enam titik. Empat titik di Desa Legok, dua titik lainnya di Desa Gempol.

”Khusus di bundaran bawah tol Gempol–Kejapanan digunakan alat berat. Di lokasi lainnya menggunakan cara manual, tenaga manusia,” ungkapnya.

Selain kerja bakti bersih-bersih, ada koordinasi bersama instansi terkait. Baik dengan OPD Pemkab Pasuruan maupun Pemprov Jatim. ”Penanganan jangka panjang tetap ada. Ada program dan perencanaan dari pemkab, pemprov, dan pusat,” tambah Ghony.

MOST READ

BERITA TERBARU

/