alexametrics
24C
Probolinggo
Monday, 18 January 2021

Tak Betah dengan Istri yang Over Tak Percaya Diri

WONOASIH – Minthul (nama samaran), 34, punya sikap kurang percaya diri. Sejak menikah tahun 2015 lalu hingga sekarang, tak pernah tersenyum. Terakhir, suaminya, Tole (juga nama samaran), 37, memilih mengajukan talak cerai karena sikap Minthul yang dianggap kelewat batas.

Entah apa yang membuat Minthul tak pernah bisa tersenyum lepas. Baik kepada saudara, tetangga, maupun teman suaminya. “Saya dulu menikah itu dijodohkan karena umur sudah tua. Kata keluarga saya sih, istri lulusan pesantren, jadi tidak pernah aneh-aneh,” kata Tole.

Memang benar, sejak kecil Minthul tak pernah keluar dari rumah. Dia cenderung kurang percaya diri dan malu. Saking kurang percaya dirinya, orang tuanya pun memilihkan homeschooling untuk dirinya.

Mulanya, Tole bisa menerima sikap kurang percaya diri Minthul. Akan tetapi, Tole mulai sering marah karena dia menganggap kebiasaan istri itu terlalu berlebihan. Minthul tidak mau bertemu dengan orang lain dan hanya di rumah. Untuk belanja pun, wanita yang tinggal di kawasan Rungkut itu menyuruh pembantunya.

“Mengantar anak juga pembantu. Dia diam saja di rumah,” kata pria yang bekerja di salah satu bank itu. Awalnya, Tole merasa sikap sang istri itu wajar saja. Dia juga senang. Dengan demikian, istrinya mampu menjaga kehormatan dan tidak suka menghambur-hamburkan uang. “Enak, istri diam saja. Tidak neko-neko. Nurut,” katanya.

Sikap tertutup Minthul juga membuat saudara dan tetangganya jarang pinjam uang pada dirinya. Padahal, sebelum menikah dengan Minthul, hampir seluruh tetangganya pernah utang dengannya.

Dari lima bersaudara, kebetulan Tole lah yang terbilang sukses. Para tetangganya juga jarang lagi berkomunikasi dengannya. “Paling ngrasani kalau istri tidak mau keluar rumah,” tandas dia.

Namun, Tole tak bisa lagi memaafkan sikap kurang percaya diri sang istri ketika banyak teman-temannya yang sering diusir dari rumahnya. Berbanding terbalik dengan Minthul yang kurang gaul, Tole justru sangat gaul sekali. Tole memiliki grup band dan beberapa komunitas moge dan mobil.

“Mereka sering saya ajak kumpul di rumah. Kalau sudah begitu, ya istri tidak mau keluar rumah,” kata Tole. Biasanya, Tole membiarkan teman-temannya bermain dan menginap di rumahnya. “Saya tinggal kerja,” kata Tole. Lambat laun, beberapa temannya tak lagi datang berkunjung ke rumahnya.

Tole sempat menghubungi teman-temannya, namun mereka menolak. Terbongkarnya, ketika Tole meminta Minthul membuatkan kopi ketika ada temannya. Kebetulan pembantunya sedang pulang kampung. “Istri menolak membuatkan kopi dan kemudian keluar ke ruang tamu mengusir teman-teman saya,” kata Minthul.

Tak terima dengan perilaku Minthul, Tole memukuli istrinya. “Iya memang KDRT dan dia tidak melawan sama sekali. Tapi, saya sudah tidak mau melanjutkan hubungan lagi dengan dia,” jelasnya. (rpd/rf)

MOST READ

BERITA TERBARU