Ditagih Belanja oleh Istri, Malah Disuruh Cari Suami Lagi

BEJI – Tole (nama samaran), 31, warga Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, ini tak layak disebut suami. Betapa tidak, saat sang istri butuh uang belanja, ia malah menyuruh istrinya mencari suami baru. Tentu saja, Minthul (juga nama samaran), 26, istrinya berang. Padahal, permintaan uang itu untuk kebutuhan keluarga.

Minthul mengatakan, benar-benar sakit hati dengan kelakuan Tole tersebut. Ini, lantaran bukan sekali ini Tole kasar secara verbal padanya. Sudah beberapa kali sang suaminya memperlakukan tidak layak. Terutama kalau menyangkut masalah duit.

“Saya tahu duit memang sensitif, tapi namanya kebutuhan kalau gak terpenuhi ya susah,” jelasnya.

Pekerjaan Tole yang memang serabutan, membuat pendapatan keluarga naik turun. Kadang Tole kerja buruh tani sampai juga jadi kuli. Sehingga, kalau ada uang sebagian diberikan ke Minthul untuk biaya sehari-hari.

Sejak menikah 3 tahun lalu, hubungan rumah tangga mereka memang tidak menentu. Tole yang tak punya pekerjaan tetap, enggan pulang ke rumah kalau tak bawa uang. “Jadi, kalau ada kerjaan dia pulang, soalnya baru bisa kasih duit. Kalau enggak punya duit, takut pulang ke rumah,” ujarnya.

Hal ini sudah menjadi kebiasaan Tole. Justru sikapnya itu jadi gunjingan keluarga istrinya. Minthul sejatinya juga kasihan dengan suaminya. Tapi, apa mau dikata, memang kondisi ekonomi mereka begitu. Kondisi ini semakin parah saat Minthul melahirkan anak pertama.

Kelahiran anak pertama itu, membuat kebutuhan ekonomi mereka makin tinggi. Sementara, hal itu tidak diimbangi dengan pemasukan dari Tole. Sehingga, tak sekali dua kali masalah duit menjadi pertengkaran. Tidak hanya Tole dan Minthul, tapi juga keluarga besar.

Imbasnya, Tole jadi jarang pulang. Kalau ada uang pun kadang kala Tole malas pulang juga. Karena takut nyinyiran mertua dan tetangga kanan-kiri. Hal ini jadi keluhan Minthul juga. “Sampai saya samperin ke rumahnya, soalnya tahu ada kerjaan kok gak ngasih duit buat saya,” ujarnya.

Eh, tapi reaksi Tole malah berlebihan. Bahkan, meminta Minthul agar cari suami lain, yang bisa lebih menghidupi Minthul. Tentu saja Minthul kecewa. Ia makin kecewa lantaran sudah terhitung 6 bulan terakhir, suaminya tak memberikan nafkah lahir batin. Minthul tak tahu sampai kapan rumah tangganya seperti ini. (eka/fun)