Tak Mau Diganggu, Suami Blokir Nomor Istri

GEMPOL – Kelakuan Tole (nama samaran), 38, warga Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, ini tidak layak ditiru. Enggan diganggu Minthul (juga nama samaran), 35, istrinya, Tole sengaja memblokir nomor ponsel sang istri. Kesal dengan ulah sang suami, Minthul sengaja tak memberi jatah di ranjang.

Minthul sudah menaruh curiga saat nomor Tole tidak lagi bisa ditelepon, bahkan di-chat via WhatsApp. “Awalnya saya kira gak ada jaringan, tapi lama-lama saya tahu kalau itu artinya nomor saya diblokir. Jadi, saya jelas ngamuk dong,” keluhnya.

Pemblokiran itu memang tidak dilakukan selamanya, namun jelas Minthul curiga.

Tole sering meemblokir nomor istrinya saat tidak ingin diganggu. Setelah merasa lebih tenang, Tole membuka blokirnya. Kelakuan ini makin sering terjadi saat mereka sedang berjauhan. Yakni, saat Tole mendapat tugas di luar kota.

Minthul menceritakan, bahwa pernikahannya dengan Tole sudah berjalan belasan tahun. Bahkan, mereka sudah memiliki 3 anak yang menambah kesempurnaan rumah tangga mereka. Hanya saja, yang namanya pernikahan pasti pernah merasakan senang dan duka.

Pasangan suami-istri (pasutri) ini kemudian berada di titik terendah, saat pernikahan mereka menginjak usia 3 tahun. Saat itu, Tole tak lagi diperpanjang kontraknya oleh pabrik tempatnya bekerja. Minthul mengatakan, Tole memang beberapa kali pindah kerja dan tak pernah sampai menjadi karyawan tetap.

“Tapi, setiap kali gak dikontrak lagi, biasanya cepat dapat kerja lagi. Tapi, terakhir sudah ngelamar sana sini gak dapat-dapat kerja juga,” jelasnya. Hal ini jelas membuat ekonomi keluarga amburadul. Bahkan, terpaksa Minthul harus balik ke rumah orang tuanya agar bisa memberi makan ketiga anaknya.

Nah, dengan kondisi sempat berpisah rumah seperti itu, Tole memilih merantau ke Kalimantan. Alasannya, ada teman yang mau memberikan pekerjaan di bidang perkebunan. Minthul hanya mengiyakan keinginan suaminya.

“Pokoknya dia bisa kerja lagi, jadi bisa menghidupi keluarga,” jelasnya. Beberapa bulan merantau, Tole akhirnya kirim uang. Meski nominalnya kecil, paling tidak ada tanggung jawab untuk menafkahi keluarga.

Minthul mengaku tidak tahu pasti pekerjaan suaminya. Yang pasti Tole rutin kirim uang, kendati jumlahnya juga tidak pasti. Nah, yang membuatnya tak tenang, Tole susah dihubungi. Awalnya dikira tidak ada sinyal. “Tapi lama-lama saya tahu kalau diblokir. Itu, terbukti setelah saya WA dan telepon pakai nomor lain,” jelasnya.

Hal ini jelas membuat Minthul curiga. Apalagi Tole hanya bisa dihubungi saat setelah mengirim uang. Selain waktu itu, Tole rutin memblokir nomor Minthul. Selidik punya selidik, ternyata Tole lelah kalau setiap saat dihubungi. “Alasannya terganggu dengan telepon saya,” katanya. (eka/rf/fun)