alexametrics
29.8 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Suami Minggat karena Aib Sering Diumbar Mertua

TINGGAL dengan mertua memang tidak mudah. Hal itulah yang dirasakan oleh Tole (nama samaran), 32, warga Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Gara-garanya, sang mertua sering mengumbar keburukan Tole ke orang lain. Jengah, Tole akhirnya minggat dari rumah dengan meninggalkan Minthul (juga nama samaran), 25, istrinya.

Minthul iba dengan suaminya. Namun, ibunya memang tipe orang yang suka ngumpul dengan tetangga. Sehingga, aib-aib keluarga memang selalu keluar. “Jangankan Tole yang baru jadi keluarga, saya saja dulu juga jengkel sama ibu saya sendiri. Karena itu, sebenarnya pengen segera keluar dari rumah,” jelasnya.

Pernikahannya dengan Tole sudah berjalan 4 tahun. Tole yang mempunyai pekerjaan tetap sebagai buruh pabrik, tak kesulitan untuk melamar Minthul. Setelah menikah, orang tua Minthul memang mensyaratkan agar hidup bersama mereka. Ini, lantaran Minthul merupakan anak perempuan satu-satunya.

Syarat itu mau tidak mau harus Tole penuhi. Tole pun ikut tinggal bersama mereka. Semula keluarga mereka tidak ada masalah berarti. Toh, mereka memang tak mampu mengkontrak atau beli rumah sendiri. Maklum, Tole harus menghidupi istri dan mertuanya. Pengeluaran kemudian bertambah, seiring kelahiran anak pertamanya.

Belakangan, Tole memang mengeluhkan ibu mertua yang suka ngomel. “Awalnya dia (Tole) ngeluh aja, kok apa-apa dinilai salah. Katanya mungkin dianggap uang pemberian yang kurang,” keluh Minthul menirukan Tole. Namun, yang bikin Tole semakin jengkel lantaran ibunya suka menceritakan masalah rumah ke orang lain.

“Perkara pemberian duit yang sedikit sampai kebiasaan Tole yang suka molor seharian kalau libur, diceritakan ke orang-orang,” jelasnya. Minthul termasuk yang sudah sering menegur ibunya. Tapi, sifat itu tetap saja tak berubah. Akibatnya, Tole seringkali kena omel.

Selain masalah mengumbar aib juga, hubungan Tole dan ibu mertuanya memang renggang. Bahkan, mereka sering bertengkar karena memang tak cocok. Tole pun merasa semakin tak dihormati. Padahal, sudah bersusah payah mencari uang untuk keluarga.

Terakhir, karena tak betah lagi, Tole malah memilih pergi dari rumah. “Setelah pergi, malah gak ada tanggung jawab juga. Dia gak beri nafkah, gak biayai kebutuhan anak. Akhirnya ya saya cerai saja. Soalnya juga sudah setengah tahun gak ada kejelasan,” jelasnya. (eka/rf)

TINGGAL dengan mertua memang tidak mudah. Hal itulah yang dirasakan oleh Tole (nama samaran), 32, warga Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Gara-garanya, sang mertua sering mengumbar keburukan Tole ke orang lain. Jengah, Tole akhirnya minggat dari rumah dengan meninggalkan Minthul (juga nama samaran), 25, istrinya.

Minthul iba dengan suaminya. Namun, ibunya memang tipe orang yang suka ngumpul dengan tetangga. Sehingga, aib-aib keluarga memang selalu keluar. “Jangankan Tole yang baru jadi keluarga, saya saja dulu juga jengkel sama ibu saya sendiri. Karena itu, sebenarnya pengen segera keluar dari rumah,” jelasnya.

Pernikahannya dengan Tole sudah berjalan 4 tahun. Tole yang mempunyai pekerjaan tetap sebagai buruh pabrik, tak kesulitan untuk melamar Minthul. Setelah menikah, orang tua Minthul memang mensyaratkan agar hidup bersama mereka. Ini, lantaran Minthul merupakan anak perempuan satu-satunya.

Syarat itu mau tidak mau harus Tole penuhi. Tole pun ikut tinggal bersama mereka. Semula keluarga mereka tidak ada masalah berarti. Toh, mereka memang tak mampu mengkontrak atau beli rumah sendiri. Maklum, Tole harus menghidupi istri dan mertuanya. Pengeluaran kemudian bertambah, seiring kelahiran anak pertamanya.

Belakangan, Tole memang mengeluhkan ibu mertua yang suka ngomel. “Awalnya dia (Tole) ngeluh aja, kok apa-apa dinilai salah. Katanya mungkin dianggap uang pemberian yang kurang,” keluh Minthul menirukan Tole. Namun, yang bikin Tole semakin jengkel lantaran ibunya suka menceritakan masalah rumah ke orang lain.

“Perkara pemberian duit yang sedikit sampai kebiasaan Tole yang suka molor seharian kalau libur, diceritakan ke orang-orang,” jelasnya. Minthul termasuk yang sudah sering menegur ibunya. Tapi, sifat itu tetap saja tak berubah. Akibatnya, Tole seringkali kena omel.

Selain masalah mengumbar aib juga, hubungan Tole dan ibu mertuanya memang renggang. Bahkan, mereka sering bertengkar karena memang tak cocok. Tole pun merasa semakin tak dihormati. Padahal, sudah bersusah payah mencari uang untuk keluarga.

Terakhir, karena tak betah lagi, Tole malah memilih pergi dari rumah. “Setelah pergi, malah gak ada tanggung jawab juga. Dia gak beri nafkah, gak biayai kebutuhan anak. Akhirnya ya saya cerai saja. Soalnya juga sudah setengah tahun gak ada kejelasan,” jelasnya. (eka/rf)

MOST READ

BERITA TERBARU

/