Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Laporan Perzinaan Masuk Tahap Penyidikan, Pengacara Inara Siap Tempur!

Moch Vikry Romadhoni • Jumat, 20 Februari 2026 | 16:18 WIB

 

Selebgram Inara Rusli.
Selebgram Inara Rusli.

Radar Pasuruan - Kasus dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang dilaporkan Wardatina Mawa terhadap Insanul Fahmi dan Inara Rusli kini meningkat dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. Peningkatan status perkara dilakukan setelah ditemukan unsur pidana dalam kasus tersebut.

Menanggapi perkembangan ini, kuasa hukum Inara Rusli, Lechumanan, menyampaikan pernyataan tegas kepada Mawa. Ia menilai nama Mawa tidak akan dikenal luas publik tanpa adanya keterkaitan dengan Insanul Fahmi dan Inara Rusli.

"Klien saya seolah diinjak-injak, saya jadi kesal gitu lho. Kalau nggak ada Insanul, kemudian tidak ada Inara Rusli, kau bukan siapa-siapa. Ada double "i" inilah yang membuat kamu namanya jadi bangkit, jadi harum sekarang," kata Lechumanan.

"Aku nggak pernah lihat kau di TV sebelumnya. Ini karena ada kaitan sama Insanul dan Inara, barulah namamu jadi harum sekarang," imbuhnya.

Lechumanan juga berharap momentum Ramadhan 2026 dapat membuka pintu perdamaian antara para pihak dan mengakhiri perkara di jalur hukum. Namun, ia menegaskan siap menghadapi proses hukum apabila tidak tercapai kesepakatan damai.

"Saya sejengkal pun tidak akan mundur. Saya akan bela Inara sampai titik darah penghabisan," kata Lechumanan.

Sebelumnya, Wardatina Mawa melaporkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi atas dugaan perzinaan dan perselingkuhan ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2025.

Dalam laporannya, Mawa menyertakan barang bukti berupa rekaman video CCTV yang disebut memperlihatkan hubungan intim antara suaminya, Insanul Fahmi, dengan Inara Rusli.

Editor : Moch Vikry Romadhoni
#inara rusli #Wardatina Mawa #Insanul Fahmi #perzinaan #polda metro jaya