Radar Bromo - Kasus dugaan pencurian yang menimpa seorang kepala sekolah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, ramai diperbincangkan di media sosial. Korban diketahui bernama Burhanudin, Kepala SDN 2 Krimun.
Peristiwa tersebut diunggah akun Instagram @pembasmii.kehaluan pada Jumat, 6 Februari 2026. Kejadian bermula ketika Burhanudin bersama rombongannya selesai mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sebuah bank.
Dalam perjalanan, mobil yang mereka tumpangi mengalami ban kempes sehingga mereka berhenti di pinggir jalan untuk melakukan perbaikan. Saat itulah tas berisi uang tunai yang disimpan di dalam mobil diduga dicuri.
"Uang tunai sebesar Rp165 juta raib digondol pencuri saat korban tengah memperbaiki ban mobil yang kempes di Desa Larangan, Kecamatan Lohbener," demikian tertulis dalam postingan tersebut.
Burhanudin dan rombongannya disebut turun dari kendaraan untuk memeriksa kondisi ban serta mencari lokasi yang tepat untuk memperbaikinya. Sekitar 15 menit kemudian, ia kembali ke mobil dan mendapati tas di kursi depan sudah tidak ada.
"Saat dicek ke dalam mobil, semua uang yang baru diambil dari bank juga sudah raib," ujar Burhanudin.
Total kerugian dalam peristiwa tersebut mencapai Rp165 juta. Jumlah itu terdiri dari dana BOS SDN 2 Krimun sebesar Rp68 juta, dana BOS SDN Tamansari Rp50 juta, serta uang pribadi Burhanudin sebesar Rp47 juta.
Kejadian ini menarik perhatian warga setempat dan menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika membawa uang dalam jumlah besar, terutama saat menghadapi kendala kendaraan di jalan yang sepi.
Hingga Jumat, 6 Februari 2026 pukul 11.00 WIB, unggahan terkait peristiwa tersebut telah disukai sekitar 2,270 ribu pengguna Instagram. Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai kasus tersebut.
Editor : Moch Vikry Romadhoni