Radar Bromo - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, sebagian masyarakat Indonesia mulai menantikan datangnya momen pergantian tahun dalam penanggalan Cina berbasis lunar yang sarat akan makna budaya dan tradisi.
Tahun Baru Imlek diketahui dirayakan selama 15 hari oleh masyarakat Tionghoa di berbagai belahan dunia. Perayaan ini identik dengan doa keberuntungan, warna merah, hidangan simbolis, serta penghormatan kepada leluhur.
Di Indonesia, Imlek 2026 jatuh pada 17 Februari 2026. Secara astrologi Tiongkok, tahun tersebut menandai peralihan dari Tahun Ular Kayu menuju Tahun Kuda Api.
Menjelang perayaan tersebut, media sosial justru diramaikan oleh kemunculan boneka kuda berwarna merah dengan ekspresi wajah cemberut. Boneka ini menarik perhatian bukan karena tampil ceria, melainkan karena raut wajahnya yang murung dan dianggap mewakili perasaan banyak pekerja masa kini.
Mengutip laporan South China Morning Post (SCMP), Selasa, 3 Februari 2026, pemilik toko Happy Sister di Yiwu, China, Zhang Huoqing, mengungkapkan bahwa ekspresi sedih pada boneka kuda tersebut muncul akibat kesalahan jahitan.
Seorang pekerja diketahui menjahit bagian senyum boneka secara terbalik, sehingga menghasilkan raut wajah yang tampak cemberut.
Pada awalnya, Zhang mengira produk tersebut akan menimbulkan keluhan dan mengharuskannya mengembalikan uang pelanggan yang telah membeli boneka “cacat” itu.
Namun, situasi justru berbalik arah. Setelah foto boneka kuda berwajah murung tersebut beredar luas di media sosial, permintaan melonjak drastis hingga stok di toko habis terjual.
Baca Juga: Bikin Haru, Eddi Brokoli Rela Botak dan Galang Donasi Rp195 Juta
Zhang menyadari bahwa ekspresi murung boneka tersebut memiliki makna emosional bagi banyak pelanggan, khususnya kalangan pekerja muda.
“Banyak pelanggan menyukainya karena merasa boneka ini mewakili semangat pekerja kantoran masa kini,” ungkap Zhang.
Ia menambahkan, boneka kuda menangis tersebut dinilai mencerminkan realitas hidup pekerja modern yang penuh tekanan.
“Kuda yang menangis ini benar-benar menggambarkan kondisi pekerja saat ini,” jelasnya.
SCMP juga melaporkan bahwa boneka kuda dengan wajah sedih tersebut menjadi bahan lelucon di media sosial China.
Salah satu candaan yang beredar berbunyi, “Kuda yang menangis adalah wajahmu saat bekerja, sedangkan kuda yang tersenyum adalah wajahmu setelah pulang kerja.”
Tingginya permintaan membuat pabrik Zhang meningkatkan kapasitas produksi, termasuk untuk memenuhi pesanan dari luar negeri.
Boneka kuda ini memiliki tinggi sekitar 20 sentimeter dan dijual dengan harga 25 yuan atau setara Rp70 ribuan. Boneka tersebut didominasi warna merah sebagai simbol keberuntungan, dilengkapi kerah dan lonceng emas, serta bordiran bertuliskan ‘uang datang dengan cepat’ di bagian tubuhnya.
Editor : Moch Vikry Romadhoni